ROTI JALA KARI KAMBING ALA FILIPPO BERIO OLIVE OIL



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Eid Adha Mubarak teman-teman semua. Semoga Allah senantiasi melimpahkan rahmat dan karunia-Nya untuk kita semua serta kita bisa menjadi hamba-Nya yang lebih baik lagi. Aamiin Allahumma Aamiin

Masak apa untuk sajian keluarga di Idul Adha ini? Kalau saya gak masak hihihi, nebeng di rumah Mama aja, Alhamdulillah kumpul keluarga kan, jadinya Mama masak-masak. Untuk teman-teman yang melaksanakan qurban, pasti mulai dari sekarang udah cari inspirasi mengolah daging qurban. Salah 1 yang bisa jadi inspirasi adalah membuat roti jala kari kambing seperti yang saya buat ini.

Roti jala kari adalah makanan yang sangat populer di daerah Melayu dan juga daerah Sumatera. Dinamakan roti jala karena bentuknya seperti jala yang digunakan menangkap ikan hihihi. Biasanya roti jala disajikan saat hari istimewa dengan menggunakan kari atau gulai. Kalau di daerah tempat tinggal saya, roti jala ini memang kurang populer tapi tidak ada salahnya untuk mencoba kan karena memang unik dan tentu saja enak. Acara keluarga jadi tambah istimewa dengan adanya roti jala kuah kari ini. Selain menggunakan daging kambing, boleh juga memakai ayam atau bahkan daging sapi ya.

Untuk membuat kari yang enak memang dibutuhkan rempah-rempah yang lumayan banyak jenisnya, salah satunya adalah daun kari atau kalau Mama saya bilangnya daun salam koja. Alhamdulillah saya dapat kiriman pohon kari dari ukhti shalihat sahabat saya. Masya Allah...jazakillah khairan katsir ya Uncu, hanya Allah yang bisa membalasnya.

Kali ini saya membuat roti jala kari kambing dengan memakai Filippo Berio Olive Oil. Pasti sudah pada tau donk kalau olive oil ini mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan minyak sayur biasa, diantaranya adalah memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Produk olive oil yang selalu saya pakai adalah produk dari Filippo Berio. Ada beberapa varian yang bisa dipilih, antara lain adalah Filippo Berio Pure Olive Oil, Filippo Berio Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Filippo Berio Extra Light Olive Oil. Tersedia juga produk Filippo Berio yang lain yaitu Filippo Berio Pesto dan juga Filippo Berio Balsamic Vinegar of Modena. Monggo bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita ya atau kita beli aja semua variannya, pasti bermanfaat kok.




Untuk memasak roti jala kari kambing ini, saya memakai Filippo Berio Pure Olive Oil ya, seperti yang tampak pada foto. Silahkan kalau ingin mencoba resepnya.

KARI KAMBING

Bahan :
500 gr daging kambing, potong dadu
2 buah kentang, potong dadu
400 ml santan kental
800 ml santan sedang
1 batang kayu manis
2 butir kapulaga
2 bunga lawang / pekak
5 butir cengkeh
10 daun kari
2 batang serai, memarkan
1 sdm bubuk kari
garam, merica dan gula secukupnya
3 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
7 cabe merah keriting
3 cabe merah
2 cm kunyit
2 cm jahe

Cara Membuat :
1. Didihkan api, masukkan potongan daging kambing, masak dengan api besar sebentar saja. Angkat dan tiriskan kemudian buang kuahnya
2. Panaskan Filippo Berio Pure Olive Oil, tumis bumbu halus hingga matang dan harum kemudian masukkan potongan daging kambing.
3. Tuang santan sedang, masukkan rempah-rempah, garam, gula dan masak hingga daging 1/2 empuk.
4. Masukkan potongan kentang dan santan kental. Masak hingga daging empuk dan test rasa hingga sesuai selera. Matikan api.

ROTI JALA

Bahan :
120 gr tepung terigu serbaguna
1 butir telur ukuran besar (kalau kecil boleh pakai 2 butir)
350 ml susu cair
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Cara Membuat :
1. Dalam wadah, kocok lepas telur kemudian masukkan gula pasir, garam dan susu. Aduk rata memakai hand whisk.
2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga teksturnya halus. Bisa disaring bila perlu ya.
3. Masukkan Filippo Berio Purre Olive Oil, aduk rata memakai spatula.
4. Panaskan pan anti lengket, tuang adonan roti jala ke cetakan kemudian putar-putar di atas pan hingga membentuk jala. Masak sebentar hingga matang, lipat dan angkat. Apabila tidak ada cetakan roti jala, adonan bisa dimasukkan ke plastik segitiga (piping bag), gunting sedikit ujungnya dan siap dituang di atas pan.

Penyelesaian :
1. Siapkan piring saji, letakkan roti jala dan acar, siram dengan kuah kari beserta daging kambing.
2. Segera sajikan hangat.

Untuk acarnya saya memakai acar nanas dan ketimun. Bikinnya gampang, tinggal potong-potong nanas dan timun, tambahkan irisan cabe rawit dan bawang merah, beri garam, gula pasir dan cuka. Aduk rata dan siap disajikan. Kalau bisa jangan diskip acarnya ya, karena menurut saya acar ini yang jadi penyeimbang karena kuah karinya kan kental dan sedikit pedas, lebih enak ditambah acar yang segar ini.




Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Eid Adha Mubarak teman-teman semua. Semoga Allah senantiasi melimpahkan rahmat dan karunia-Nya untuk kita semua serta kita bisa menjadi hamba-Nya yang lebih baik lagi. Aamiin Allahumma Aamiin

Masak apa untuk sajian keluarga di Idul Adha ini? Kalau saya gak masak hihihi, nebeng di rumah Mama aja, Alhamdulillah kumpul keluarga kan, jadinya Mama masak-masak. Untuk teman-teman yang melaksanakan qurban, pasti mulai dari sekarang udah cari inspirasi mengolah daging qurban. Salah 1 yang bisa jadi inspirasi adalah membuat roti jala kari kambing seperti yang saya buat ini.

Roti jala kari adalah makanan yang sangat populer di daerah Melayu dan juga daerah Sumatera. Dinamakan roti jala karena bentuknya seperti jala yang digunakan menangkap ikan hihihi. Biasanya roti jala disajikan saat hari istimewa dengan menggunakan kari atau gulai. Kalau di daerah tempat tinggal saya, roti jala ini memang kurang populer tapi tidak ada salahnya untuk mencoba kan karena memang unik dan tentu saja enak. Acara keluarga jadi tambah istimewa dengan adanya roti jala kuah kari ini. Selain menggunakan daging kambing, boleh juga memakai ayam atau bahkan daging sapi ya.

Untuk membuat kari yang enak memang dibutuhkan rempah-rempah yang lumayan banyak jenisnya, salah satunya adalah daun kari atau kalau Mama saya bilangnya daun salam koja. Alhamdulillah saya dapat kiriman pohon kari dari ukhti shalihat sahabat saya. Masya Allah...jazakillah khairan katsir ya Uncu, hanya Allah yang bisa membalasnya.

Kali ini saya membuat roti jala kari kambing dengan memakai Filippo Berio Olive Oil. Pasti sudah pada tau donk kalau olive oil ini mempunyai lebih banyak manfaat dibandingkan minyak sayur biasa, diantaranya adalah memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Produk olive oil yang selalu saya pakai adalah produk dari Filippo Berio. Ada beberapa varian yang bisa dipilih, antara lain adalah Filippo Berio Pure Olive Oil, Filippo Berio Extra Virgin Olive Oil (EVOO), Filippo Berio Extra Light Olive Oil. Tersedia juga produk Filippo Berio yang lain yaitu Filippo Berio Pesto dan juga Filippo Berio Balsamic Vinegar of Modena. Monggo bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita ya atau kita beli aja semua variannya, pasti bermanfaat kok.




Untuk memasak roti jala kari kambing ini, saya memakai Filippo Berio Pure Olive Oil ya, seperti yang tampak pada foto. Silahkan kalau ingin mencoba resepnya.

KARI KAMBING

Bahan :
500 gr daging kambing, potong dadu
2 buah kentang, potong dadu
400 ml santan kental
800 ml santan sedang
1 batang kayu manis
2 butir kapulaga
2 bunga lawang / pekak
5 butir cengkeh
10 daun kari
2 batang serai, memarkan
1 sdm bubuk kari
garam, merica dan gula secukupnya
3 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
7 cabe merah keriting
3 cabe merah
2 cm kunyit
2 cm jahe

Cara Membuat :
1. Didihkan api, masukkan potongan daging kambing, masak dengan api besar sebentar saja. Angkat dan tiriskan kemudian buang kuahnya
2. Panaskan Filippo Berio Pure Olive Oil, tumis bumbu halus hingga matang dan harum kemudian masukkan potongan daging kambing.
3. Tuang santan sedang, masukkan rempah-rempah, garam, gula dan masak hingga daging 1/2 empuk.
4. Masukkan potongan kentang dan santan kental. Masak hingga daging empuk dan test rasa hingga sesuai selera. Matikan api.

ROTI JALA

Bahan :
120 gr tepung terigu serbaguna
1 butir telur ukuran besar (kalau kecil boleh pakai 2 butir)
350 ml susu cair
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
2 sdm Filippo Berio Pure Olive Oil

Cara Membuat :
1. Dalam wadah, kocok lepas telur kemudian masukkan gula pasir, garam dan susu. Aduk rata memakai hand whisk.
2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga teksturnya halus. Bisa disaring bila perlu ya.
3. Masukkan Filippo Berio Purre Olive Oil, aduk rata memakai spatula.
4. Panaskan pan anti lengket, tuang adonan roti jala ke cetakan kemudian putar-putar di atas pan hingga membentuk jala. Masak sebentar hingga matang, lipat dan angkat. Apabila tidak ada cetakan roti jala, adonan bisa dimasukkan ke plastik segitiga (piping bag), gunting sedikit ujungnya dan siap dituang di atas pan.

Penyelesaian :
1. Siapkan piring saji, letakkan roti jala dan acar, siram dengan kuah kari beserta daging kambing.
2. Segera sajikan hangat.

Untuk acarnya saya memakai acar nanas dan ketimun. Bikinnya gampang, tinggal potong-potong nanas dan timun, tambahkan irisan cabe rawit dan bawang merah, beri garam, gula pasir dan cuka. Aduk rata dan siap disajikan. Kalau bisa jangan diskip acarnya ya, karena menurut saya acar ini yang jadi penyeimbang karena kuah karinya kan kental dan sedikit pedas, lebih enak ditambah acar yang segar ini.




Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

DENDENG KECAP (SEMUR PEKALONGAN)



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Ini menu ifthar saya hari ini, masya Allah yang namanya ngidam pengen bikin dendeng kecap udah lama dan baru kesampaian sekarang. Tentang dendeng kecap sebenarnya sudah pernah saya posting dulu ya, tapi gpp yeees saya posting lagi hihihi. Ketauan kalau sebenarnya lagi males nyoba menu baru nih >_<

Kalau kita berbicara mengenai dendeng pasti yang terbayang adalah irisan daging tipis yang kering ya. Tapi dendeng kecap berbeda, yang ada adalah mirip dengan semur. Saya sendiri gak tau kenapa namanya dendeng kecap. Menu ini berasal dari Pekalongan, sehingga sejak kecil saya sudah sangat familiar dengan dendeng kecap ini. Sampai sekarang Mama masih sering masak dendeng kecap. Apalagi kalau ada keluarga Pekalongan datang berkunjung, biasanya ada aja yang bawain dendeng kecap. Tak heran kalau ada acara keluarga, dendeng kecap selalu ada. Bikinnya sendiri cukup mudah, cuma pakai bumbu iris aja, mirip banget deh dengan semur. Yang membedakan, dendeng kecap ini enak banget kalau dimasak super pedas. Aroma daun salamnya juga berpengaruh lho, sedap banget. Setau saya ada versi yang memakai santan dan ada yang tidak. Kalau mama selalu memakai santan sedikit, katanya biar lebih gurih dan sedap, jadi saya kalau bikin juga pakai sedikit santan. 

Menurut saya dendeng kecap ini juga lebih enak kalau udah nginep ya hihihi, mirip blendrang donk ya. Hayooo ada yang tau blendrang itu apa hihihi. Blendrang itu sayuran yang diinapkan dan biasanya rasanya akan semakin enak karena bumbu semakin meresap. Kalau bikin dendeng kecap saya gak berani yang heboh pedesnya karena anak-anak juga ikut makan. Jadi seringnya cabe rawit saya kasih utuhan aja. Tapi percayalaaah...dendeng kecap ini enak banget kalau pedeees.






DENDENG KECAP (SEMUR PEKALONGAN)

Bahan :
500 gr daging, potong-potong
10 butir telur puyuh atau bisa juga pakai telur ayam
1 buah kentang, potong dan goreng sebentar
9 butir bawang merah, iris tipis
5 siung bawang putih, iris tipis
2 helai daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
3 cabe merah, iris serong
7 cabe rawit utuh (boleh kalau mau diiris)
10-12 sdm kecap manis
1 sdm gula merah sisir
1500 ml air kaldu atau air biasa
75 ml santan kental (bisa pakai santan kental instan)
garam, gula pasir secukupnya
1 tomat, belah
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Rebus daging sebentar hingga berubah warna, buang airnya dan rebus lagi dengan api kecil hingga setengah empuk. Ambil dagingnya dan saring kaldunya, sisihkan. Kalau mau praktis boleh juga dipresto ya.
2. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan layu. Masukkan daun salam, lengkuas dan cabai. Aduk hingga rata dan layu.
3. Masukkan daging, telur dan kentang, kemudian tuang air kaldu.
4. Tuang kecap, gula merah, gula pasir dan garam. Masak hingga mendidih dan daging empuk.
5. Tuang santan kental dan tomat, masak lagi sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng

Dinikmati dengan sepiring nasi putih hangat, masya Allah nikmatnya. Jangan lupa kasih taburan bawang goreng yang banyak ya biar tambah sedap. Eh ya kalau di Pekalongan, dendeng kecap ini sering juga dijodohkan dengan megono, tapi sayangnya sampai sekarang lidah saya belum bisa menikmati megono huhuhu.

Yuuk cobain yuuk, siapa tau bisa sesuai dengan selera keluarga. Btw...sedikit cerita tentang buku saya sudah diposting di IG ya, in shaa Allah nanti saya posting juga disini. Buku berjudul "100+ Resep Andalan Dapur Bunda Nina" sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia. 

Happy cooking...semoga bermanfaat ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Ini menu ifthar saya hari ini, masya Allah yang namanya ngidam pengen bikin dendeng kecap udah lama dan baru kesampaian sekarang. Tentang dendeng kecap sebenarnya sudah pernah saya posting dulu ya, tapi gpp yeees saya posting lagi hihihi. Ketauan kalau sebenarnya lagi males nyoba menu baru nih >_<

Kalau kita berbicara mengenai dendeng pasti yang terbayang adalah irisan daging tipis yang kering ya. Tapi dendeng kecap berbeda, yang ada adalah mirip dengan semur. Saya sendiri gak tau kenapa namanya dendeng kecap. Menu ini berasal dari Pekalongan, sehingga sejak kecil saya sudah sangat familiar dengan dendeng kecap ini. Sampai sekarang Mama masih sering masak dendeng kecap. Apalagi kalau ada keluarga Pekalongan datang berkunjung, biasanya ada aja yang bawain dendeng kecap. Tak heran kalau ada acara keluarga, dendeng kecap selalu ada. Bikinnya sendiri cukup mudah, cuma pakai bumbu iris aja, mirip banget deh dengan semur. Yang membedakan, dendeng kecap ini enak banget kalau dimasak super pedas. Aroma daun salamnya juga berpengaruh lho, sedap banget. Setau saya ada versi yang memakai santan dan ada yang tidak. Kalau mama selalu memakai santan sedikit, katanya biar lebih gurih dan sedap, jadi saya kalau bikin juga pakai sedikit santan. 

Menurut saya dendeng kecap ini juga lebih enak kalau udah nginep ya hihihi, mirip blendrang donk ya. Hayooo ada yang tau blendrang itu apa hihihi. Blendrang itu sayuran yang diinapkan dan biasanya rasanya akan semakin enak karena bumbu semakin meresap. Kalau bikin dendeng kecap saya gak berani yang heboh pedesnya karena anak-anak juga ikut makan. Jadi seringnya cabe rawit saya kasih utuhan aja. Tapi percayalaaah...dendeng kecap ini enak banget kalau pedeees.






DENDENG KECAP (SEMUR PEKALONGAN)

Bahan :
500 gr daging, potong-potong
10 butir telur puyuh atau bisa juga pakai telur ayam
1 buah kentang, potong dan goreng sebentar
9 butir bawang merah, iris tipis
5 siung bawang putih, iris tipis
2 helai daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
3 cabe merah, iris serong
7 cabe rawit utuh (boleh kalau mau diiris)
10-12 sdm kecap manis
1 sdm gula merah sisir
1500 ml air kaldu atau air biasa
75 ml santan kental (bisa pakai santan kental instan)
garam, gula pasir secukupnya
1 tomat, belah
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Rebus daging sebentar hingga berubah warna, buang airnya dan rebus lagi dengan api kecil hingga setengah empuk. Ambil dagingnya dan saring kaldunya, sisihkan. Kalau mau praktis boleh juga dipresto ya.
2. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan layu. Masukkan daun salam, lengkuas dan cabai. Aduk hingga rata dan layu.
3. Masukkan daging, telur dan kentang, kemudian tuang air kaldu.
4. Tuang kecap, gula merah, gula pasir dan garam. Masak hingga mendidih dan daging empuk.
5. Tuang santan kental dan tomat, masak lagi sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Test rasa hingga sesuai selera.
6. Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng

Dinikmati dengan sepiring nasi putih hangat, masya Allah nikmatnya. Jangan lupa kasih taburan bawang goreng yang banyak ya biar tambah sedap. Eh ya kalau di Pekalongan, dendeng kecap ini sering juga dijodohkan dengan megono, tapi sayangnya sampai sekarang lidah saya belum bisa menikmati megono huhuhu.

Yuuk cobain yuuk, siapa tau bisa sesuai dengan selera keluarga. Btw...sedikit cerita tentang buku saya sudah diposting di IG ya, in shaa Allah nanti saya posting juga disini. Buku berjudul "100+ Resep Andalan Dapur Bunda Nina" sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia. 

Happy cooking...semoga bermanfaat ^^

GARANG ASEM AYAM VERSI PYREX



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh
16 Ramadhan 1438H
Haloo...mau masak apa untuk ifthar nanti? Beberapa hari yang lalu saya bikin garang asem ayam versi pyrex atau pinggan tahan panas. Kenapa pakai pyrex, karena biar praktis aja. Aslinya kan kalau garang asem tuh dibungkusin satu-satu pakai daun, kalau pakai pyrex gini jauh lebih praktis kan. Biar tetap ada aroma daun-daunnya alasi pyrex dengan daun dan waktu ngukus juga atasnya ditutup dengan daun ya. 

Kalau liat belimbing wuluh di pasar atau tukang sayur, pasti deh yang kebayang pertama kali ya bikin garang asem ini. Makanan khas jawa tengah ini memang biasanya pakai belimbing wuluh. Ada 2 versi garang asem, yaitu versi memakai santan dan tanpa santan. Enak yang mana? Kalau kata saya enak semua hihihi. Cuma kalau disuruh milih, saya prefer yang tanpa santan karena lebih segar. Garang asem tidak hanya melulu memakai ayam, tapi bisa juga ati ampela, iga atau bahkan daging sapi. Kalau garang asem ayam memang lebih sip kalau pakai ayam kampung, selain lemaknya lebih sedikit juga rasanya lebih gurih. Misalkan gak punya ayam kampung, boleh kok pakai ayam negeri, tapi pakai yang ukurannya kecil aja alias masih muda ya.

Garang asem versi pyrex ini selain praktis juga asyik banget buat kita ibu-ibu yang "multi-tasking" hihihi. Duuuh bahasanya gaya banget daaah. Lha iya kan waktu ngukusnya lumayan lama tuh, jadi selama nunggu matang kita bisa ngerjain yang lain.




GARANG ASEM AYAM VERSI PYREX

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong-potong
15 belimbing wuluh, potong-potong
3 buah toma, potong-pootng
10 cabe rawit utuh
800 ml air atau secukupnya
4 batang serai, potong-potong
3 daun salam
Garam dan gula pasir secukupnya
Daun pisang

Bumbu Halus :
12 butir bawang merah
7 siung bawang putih
2 cm kunyit
5 butir kemiri sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan kukusan hingga beruap banyak
2. Dalam wadah, campurkan bumbu halus, belimbing wuluh, cabe rawit, tomat, serai dan daun salam.
3. Tuang air dan aduk rata kemudian masukkan potongan ayam. Bumbui dengan garam dan gula pasir.
4. Alasi pyrex dengan daun pisang, tuang potongan ayam dan bumbu beserta kuahnya kemudian tutup lagi dengan daun pisang.
5. Kukus selama 1-1,5 hingga ayam empuk dan bumbu meresap. Lama pengukusan tergantung ayam yang dipakai ya, kalau pakai ayam negeri waktunya tentu lebih singkat.
6. Angkat dan siap disajikan.



Selamat mencoba yaa..semoga bermanfaat ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh
16 Ramadhan 1438H
Haloo...mau masak apa untuk ifthar nanti? Beberapa hari yang lalu saya bikin garang asem ayam versi pyrex atau pinggan tahan panas. Kenapa pakai pyrex, karena biar praktis aja. Aslinya kan kalau garang asem tuh dibungkusin satu-satu pakai daun, kalau pakai pyrex gini jauh lebih praktis kan. Biar tetap ada aroma daun-daunnya alasi pyrex dengan daun dan waktu ngukus juga atasnya ditutup dengan daun ya. 

Kalau liat belimbing wuluh di pasar atau tukang sayur, pasti deh yang kebayang pertama kali ya bikin garang asem ini. Makanan khas jawa tengah ini memang biasanya pakai belimbing wuluh. Ada 2 versi garang asem, yaitu versi memakai santan dan tanpa santan. Enak yang mana? Kalau kata saya enak semua hihihi. Cuma kalau disuruh milih, saya prefer yang tanpa santan karena lebih segar. Garang asem tidak hanya melulu memakai ayam, tapi bisa juga ati ampela, iga atau bahkan daging sapi. Kalau garang asem ayam memang lebih sip kalau pakai ayam kampung, selain lemaknya lebih sedikit juga rasanya lebih gurih. Misalkan gak punya ayam kampung, boleh kok pakai ayam negeri, tapi pakai yang ukurannya kecil aja alias masih muda ya.

Garang asem versi pyrex ini selain praktis juga asyik banget buat kita ibu-ibu yang "multi-tasking" hihihi. Duuuh bahasanya gaya banget daaah. Lha iya kan waktu ngukusnya lumayan lama tuh, jadi selama nunggu matang kita bisa ngerjain yang lain.




GARANG ASEM AYAM VERSI PYREX

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong-potong
15 belimbing wuluh, potong-potong
3 buah toma, potong-pootng
10 cabe rawit utuh
800 ml air atau secukupnya
4 batang serai, potong-potong
3 daun salam
Garam dan gula pasir secukupnya
Daun pisang

Bumbu Halus :
12 butir bawang merah
7 siung bawang putih
2 cm kunyit
5 butir kemiri sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan kukusan hingga beruap banyak
2. Dalam wadah, campurkan bumbu halus, belimbing wuluh, cabe rawit, tomat, serai dan daun salam.
3. Tuang air dan aduk rata kemudian masukkan potongan ayam. Bumbui dengan garam dan gula pasir.
4. Alasi pyrex dengan daun pisang, tuang potongan ayam dan bumbu beserta kuahnya kemudian tutup lagi dengan daun pisang.
5. Kukus selama 1-1,5 hingga ayam empuk dan bumbu meresap. Lama pengukusan tergantung ayam yang dipakai ya, kalau pakai ayam negeri waktunya tentu lebih singkat.
6. Angkat dan siap disajikan.



Selamat mencoba yaa..semoga bermanfaat ^^

TUNA SAMBAL MATAH



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Sambal matah adalah sambal yang berasal dari Bali. Sambal ini terbuat dari bahan-bahan yang diiris kemudian disiram dengan minyak kelapa dan diberi air jeruk limau. Menurut saya sambal matah ini cocok dihidangkan dengan berbagai lauk, baik itu ikan, ayam atau bahkan tahu tempe. Cara membuatnya juga cukup mudah, gak perlu uleg menguleg, cuma perlu mengiris-iris bahannya aja. Sambal matah ini konon sedap kalau ditambahkan irisan kecombrang. Sayangnya saya belum pernah nyoba, karena setiap bikin sambal matah, eeeh kecombrangnya lagi gak berbunga. Kebetulan di tempat saya, cukup sulit mendapatkan kecombrang di pasar, jadi harus nunggu berbunga dulu.

Kali ini saya membuat tuna sambal matah. Praktis dan bisa jadi penyelamat di saat malas makan lho hihihi. Gimana gak penyelamat, setiap bikin ini makannya jadi nambah-nambah hahaha. Menu praktis gini tentunya cocok banget disajikan saat Ramadhan nanti ya, eh tapi kalau buat sahur jangan pedas-pedas ya. Selain dipadukan dengan tuna, sekarang ini sambal matah juga mulai divariasikan dengan berbagai menu lho. Misalnya saja, fillet ayam crispy sambal matah, atau bahkan fish and chip sambal matah. Masya Allah...kreatif pisan ya dan hasilnya pun enaaak.

TUNA SAMBAL MATAH

Bahan :
1 kaleng kecil tuna, saya tumis sebentar
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
12 cabe rawit merah atau sesuai selera
3 daun jeruk, buang tulang daunnya
2 batang serai, ambil bagian putihnya
1/2 sdt terasi goreng atau bakar
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm air jeruk limau (lagi gak punya, saya pakai jeruk nipis)
3 sdm minyak goreng panas

Cara Membuat :
1. Iris bawang merah, bawang putih, cabe rawit, daun jeruk dan serai kemudian campur menjadi 1. Aduk hingga rata.
2. Masukkan tuna, terasi, garam dan gula. Aduk-aduk hingga rata dan tuna 1/2 hancur.
3. Tuang minyak goreng panas dan air jeruk limau. Aduk hingga rata
4. Siap disajikan.

Aslinya memakai minyak kelapa asli, tapi karena gak punya, saya pakai minyak goreng panas sisa menggoreng ikan asin hehehe. Alhamdulillah nikmaaat.




Selamat mencoba ya...semoga bermanfaat ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Sambal matah adalah sambal yang berasal dari Bali. Sambal ini terbuat dari bahan-bahan yang diiris kemudian disiram dengan minyak kelapa dan diberi air jeruk limau. Menurut saya sambal matah ini cocok dihidangkan dengan berbagai lauk, baik itu ikan, ayam atau bahkan tahu tempe. Cara membuatnya juga cukup mudah, gak perlu uleg menguleg, cuma perlu mengiris-iris bahannya aja. Sambal matah ini konon sedap kalau ditambahkan irisan kecombrang. Sayangnya saya belum pernah nyoba, karena setiap bikin sambal matah, eeeh kecombrangnya lagi gak berbunga. Kebetulan di tempat saya, cukup sulit mendapatkan kecombrang di pasar, jadi harus nunggu berbunga dulu.

Kali ini saya membuat tuna sambal matah. Praktis dan bisa jadi penyelamat di saat malas makan lho hihihi. Gimana gak penyelamat, setiap bikin ini makannya jadi nambah-nambah hahaha. Menu praktis gini tentunya cocok banget disajikan saat Ramadhan nanti ya, eh tapi kalau buat sahur jangan pedas-pedas ya. Selain dipadukan dengan tuna, sekarang ini sambal matah juga mulai divariasikan dengan berbagai menu lho. Misalnya saja, fillet ayam crispy sambal matah, atau bahkan fish and chip sambal matah. Masya Allah...kreatif pisan ya dan hasilnya pun enaaak.

TUNA SAMBAL MATAH

Bahan :
1 kaleng kecil tuna, saya tumis sebentar
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
12 cabe rawit merah atau sesuai selera
3 daun jeruk, buang tulang daunnya
2 batang serai, ambil bagian putihnya
1/2 sdt terasi goreng atau bakar
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm air jeruk limau (lagi gak punya, saya pakai jeruk nipis)
3 sdm minyak goreng panas

Cara Membuat :
1. Iris bawang merah, bawang putih, cabe rawit, daun jeruk dan serai kemudian campur menjadi 1. Aduk hingga rata.
2. Masukkan tuna, terasi, garam dan gula. Aduk-aduk hingga rata dan tuna 1/2 hancur.
3. Tuang minyak goreng panas dan air jeruk limau. Aduk hingga rata
4. Siap disajikan.

Aslinya memakai minyak kelapa asli, tapi karena gak punya, saya pakai minyak goreng panas sisa menggoreng ikan asin hehehe. Alhamdulillah nikmaaat.




Selamat mencoba ya...semoga bermanfaat ^^

NASI LENGKO



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Nasi lengko atau sega lengko adalah salah satu makanan khas yang berasal dari daerah pantai utara pulau Jawa, yaitu daerah Cirebon, Tegal, Brebes dan sekitarnya. Nasi lengko ini cukup sederhana dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan, tetapi sebenarnya kaya protein. Nasi lengko terdiri atas potongan tahu, tempe goreng, timun segar yang dipotong dadu kecil, kecambah atau tauge yang sudah direbus kemudian disiram dengan bumbu kacang dan kecap manis. Jangan lupa beri taburan kucai dan bawang goreng. Jangan lupa sajikan juga dengan krupuk untuk menambah selera.

Kebetulan suami saya pernah tinggal di Cirebon waktu masih SMA dulu sehingga cukup familiar dengan nasi lengko ini. Kalau saya mah ke Cirebon ya biasanya lewat pas mudik aja, setahun sekali hihihi. Biasanya kalau lewat Cirebon kami mampir untuk beli empal gentong, tapi 2 tahun belakangan ini sejak tol Cipali dibuka, jadi gak mampir Cirebon deh. Bablas langsung aja tolnya. Tapi in shaa Allah tahun ini pengen mampir Cirebon lagi laah kalau pas mudik, kangen dengan empal gentong dan empal asemnya.

Bikin nasi lengko ini buat obat kangen suami ke nasi lengko. Udah mirip atau belum? Ya dimirip-miripkan aja ya hihihi. Kata suami sih lumayaaan kok, lha iya jelas lumayan karena memang gak ada yang jual nasi lengko di tempat saya. Bahkan banyak yang gak tau tuh apa itu nasi lengko, taunya nasi pecel kan hahaha. Untuk "meracik" nasi lengko ini gunakan nasi yang masih panas ya, biar tambah enak. Kucai juga jangan diganti dengan daun bawang, karena memang kucai ini salah 1 yang khas dari nasi lengko,




NASI LENGKO

Bahan :
Nasi putih panas
Tahu, potong dadu dan goreng
Tempe, potong dadu dan goreng
Tauge, cuci bersih, rebus sebentar atau bisa direndam air panas
Timun, potong-potong
Bawang goreng
Kucai, iris tipis
Kecap manis
Krupuk

Bumbu Kacang :
5 sdm kacang tanah goreng
2 siung bawang putih, goreng
2 cabe rawit goreng
2 cabe keriting goreng
1 sdm gula merah
1/2 sdt garam
Air secukupnya

Cara Membuat :
1. Bumbu kacang ; Uleg semua bahan, tambahkan air dan aduk rata kemudian masak hingga matang dan mengental. Test rasa hingga sesuai selera ya.
2. Siapkan piring saji, tata potongan tahu, tempe, timun dan kecambah.
3. Siram dengan bumbu kacang dan beri kecap manis kemudian taburi kucai dan bawang goreng.
4. Sajikan segera.




Motret keburu-buru, styling foto juga tetap aja, cuma beda angle daaan pas motret lupa gak dikasih taburan bawang goreng. Lha bawang gorengnya dimana bund? Ada di meja makan nemenin seseorang yang lagi dipinjem nasi lengko-nya heuheuehue. Yuuup 5 take cukuplah, dengan hasil yang gini-gini aja, abis itu langsung menikmati nasi lengko. Alhamdulillah

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Nasi lengko atau sega lengko adalah salah satu makanan khas yang berasal dari daerah pantai utara pulau Jawa, yaitu daerah Cirebon, Tegal, Brebes dan sekitarnya. Nasi lengko ini cukup sederhana dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan, tetapi sebenarnya kaya protein. Nasi lengko terdiri atas potongan tahu, tempe goreng, timun segar yang dipotong dadu kecil, kecambah atau tauge yang sudah direbus kemudian disiram dengan bumbu kacang dan kecap manis. Jangan lupa beri taburan kucai dan bawang goreng. Jangan lupa sajikan juga dengan krupuk untuk menambah selera.

Kebetulan suami saya pernah tinggal di Cirebon waktu masih SMA dulu sehingga cukup familiar dengan nasi lengko ini. Kalau saya mah ke Cirebon ya biasanya lewat pas mudik aja, setahun sekali hihihi. Biasanya kalau lewat Cirebon kami mampir untuk beli empal gentong, tapi 2 tahun belakangan ini sejak tol Cipali dibuka, jadi gak mampir Cirebon deh. Bablas langsung aja tolnya. Tapi in shaa Allah tahun ini pengen mampir Cirebon lagi laah kalau pas mudik, kangen dengan empal gentong dan empal asemnya.

Bikin nasi lengko ini buat obat kangen suami ke nasi lengko. Udah mirip atau belum? Ya dimirip-miripkan aja ya hihihi. Kata suami sih lumayaaan kok, lha iya jelas lumayan karena memang gak ada yang jual nasi lengko di tempat saya. Bahkan banyak yang gak tau tuh apa itu nasi lengko, taunya nasi pecel kan hahaha. Untuk "meracik" nasi lengko ini gunakan nasi yang masih panas ya, biar tambah enak. Kucai juga jangan diganti dengan daun bawang, karena memang kucai ini salah 1 yang khas dari nasi lengko,




NASI LENGKO

Bahan :
Nasi putih panas
Tahu, potong dadu dan goreng
Tempe, potong dadu dan goreng
Tauge, cuci bersih, rebus sebentar atau bisa direndam air panas
Timun, potong-potong
Bawang goreng
Kucai, iris tipis
Kecap manis
Krupuk

Bumbu Kacang :
5 sdm kacang tanah goreng
2 siung bawang putih, goreng
2 cabe rawit goreng
2 cabe keriting goreng
1 sdm gula merah
1/2 sdt garam
Air secukupnya

Cara Membuat :
1. Bumbu kacang ; Uleg semua bahan, tambahkan air dan aduk rata kemudian masak hingga matang dan mengental. Test rasa hingga sesuai selera ya.
2. Siapkan piring saji, tata potongan tahu, tempe, timun dan kecambah.
3. Siram dengan bumbu kacang dan beri kecap manis kemudian taburi kucai dan bawang goreng.
4. Sajikan segera.




Motret keburu-buru, styling foto juga tetap aja, cuma beda angle daaan pas motret lupa gak dikasih taburan bawang goreng. Lha bawang gorengnya dimana bund? Ada di meja makan nemenin seseorang yang lagi dipinjem nasi lengko-nya heuheuehue. Yuuup 5 take cukuplah, dengan hasil yang gini-gini aja, abis itu langsung menikmati nasi lengko. Alhamdulillah

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

NASI LIWET SUNDA



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Postingan ke-3 saya tentang nasi liwet Sunda. Sering juga ya, maklum saya memang hobby banget dengan nasi liwet Sunda. Sebenarnya saya juga suka banget nasi liwet ala Solo, bahkan dari kecil saya sudah terbiasa banget dengan menu tersebut. Tapi memang kalau bikin nasi liwet ala Solo, gak afdol kalau gak komplit ya. Mulai dari ayam opornya, sambel goreng krecek dan juga sayur labu. Duuh nulis gini aja langsung kemecer pengen nasi liwet Solo. Ntar lah kalau pas lagi senggang, bener-bener diniatin bikin yang komplit sekalian.

Kembali ke nasi liwet Sunda, di postingan sebelumnya saya udah sharing cara memasak yang memakai panci kastrol ataupun versi praktisnya memakai  magic com. Kali ini saya cuma mau merangkum aja sih karena sering juga yang nanyain lagi dan lagi hehehe. Padahal kalau di search di blog pasti ada deh kedua versi tersebut.

Untuk membuat nasi liwet Sunda baik yang versi panci kastrol atau versi magic com, sebenarnya tidak ada takaran pasti karena tergantung dengan kondisi beras yang kita pakai. Kalau saya biasanya memakai patokan takaran air diukur 2 jari dari dasar beras. Tapi gak pasti juga sih ya, kembali lagi ke kondisi beras. Bumbu yang digunakan juga cukup simpel, yaitu duo bawang, daun salam dan serai. Pelengkapnya menurut saya paling enak ya pakai ikan asin hihihi. Ikan asin ini bisa langsung dicampurkan ketika nasi sudah matang atau disajikan terpisah. Ikan asin yang sering saya gunakan adalah ikan asin jambal roti atau teri medan. Naaah yang ada di foto ini saya gak tau namanya, tapi enak deh karena tidak terlalu asin dan kalau digoreng bisa renyah banget. Kalau ikan asin akan dicampurkan ke nasi, takaran garam juga disesuaikan aja ya dengan tingkat keasinan ikannya. Satu lagi yang bikin nasi liwet jadi tambah enak menurut saya adalah diberi daun kemangi. Jadi daun kemanginya tidak hanya sebagai lalapan. Tapi balik lagi ke masing-masing selera ya.

Lauk pelengkap lainnya yang cocok adalah tahu tempe goreng, lalapan dan sambal donk pastinya. Sambal bisa pakai sambal terasi atau sambal bajak. Kalau mau pakai sambal bawang juga enak aja atau bahkan sambal dadak dengan kucuran jeruk limau. Beeegh...jangan heran kalau makannya bisa nambah-nambah yaa.




NASI LIWET SUNDA

Versi Panci Kastrol

  1. Beras dicuci bersih kemudian letakkan di dalam panci. Tuang air kira-kira setinggi 2 ruas jari dari permukaan beras atau disesuaikan dngan kondisi beras.
  2. Iris tipis bawang merah dan bawang putih kemudian tumis hingga harum. Tiriskan dari minyak kemudian masukkan ke dalam panci. Tambahkan garam, daun salam dan serai, aduk hingga rata.
  3. Tutup panci dan masak hingga air menyusut atau hampir kering.
  4. Goreng ikan asin hingga kering, kemudian masukkan ke dalam panci. Apabila suka bisa juga dimasukkan cabe rawit utuh atau irisan cabe merah besar.
  5. Kecilkan api, tutup panci dan masak lagi hingga benar-benar matang dan tanak.
  6. Setelah matang, bisa ditambahkan daun kemangi bila suka, aduk lagi sebelum disajikan.
Versi Magic Com
  1. Cuci bersih beras kemudian letakkan di panci magic com.
  2. Tumis irisan bawang merah dan bawang putih hingga harum, tiriskan dari minyak kemudian tuang ke panci magic com. Tambahkan daun salam, serai dan garam, aduk hingga rata kemudian tuang air.
  3. Nyalakan tombol ON dan masak hingga matang.
  4. Goreng ikan asin hingga kering
  5. Setelah nasi matang, tuang ikan asin, cabe rawit atau cabe besar serta daun kemangi bila suka. Aduk hingga rata kemudian nyalakan tombol ON lagi agar nasi benar-benar tanak.
  6. Setelah matang, siap disajikan
Kalau memakai panci kastrol nanti di dasar panci ada sisa-sisa kerak nasi yang biasa disebut "intip". Kerak nasi ini enak banget lho, saya sukaaa hihihi.




Selamat mencoba yaa...semoga bermanfaat ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Postingan ke-3 saya tentang nasi liwet Sunda. Sering juga ya, maklum saya memang hobby banget dengan nasi liwet Sunda. Sebenarnya saya juga suka banget nasi liwet ala Solo, bahkan dari kecil saya sudah terbiasa banget dengan menu tersebut. Tapi memang kalau bikin nasi liwet ala Solo, gak afdol kalau gak komplit ya. Mulai dari ayam opornya, sambel goreng krecek dan juga sayur labu. Duuh nulis gini aja langsung kemecer pengen nasi liwet Solo. Ntar lah kalau pas lagi senggang, bener-bener diniatin bikin yang komplit sekalian.

Kembali ke nasi liwet Sunda, di postingan sebelumnya saya udah sharing cara memasak yang memakai panci kastrol ataupun versi praktisnya memakai  magic com. Kali ini saya cuma mau merangkum aja sih karena sering juga yang nanyain lagi dan lagi hehehe. Padahal kalau di search di blog pasti ada deh kedua versi tersebut.

Untuk membuat nasi liwet Sunda baik yang versi panci kastrol atau versi magic com, sebenarnya tidak ada takaran pasti karena tergantung dengan kondisi beras yang kita pakai. Kalau saya biasanya memakai patokan takaran air diukur 2 jari dari dasar beras. Tapi gak pasti juga sih ya, kembali lagi ke kondisi beras. Bumbu yang digunakan juga cukup simpel, yaitu duo bawang, daun salam dan serai. Pelengkapnya menurut saya paling enak ya pakai ikan asin hihihi. Ikan asin ini bisa langsung dicampurkan ketika nasi sudah matang atau disajikan terpisah. Ikan asin yang sering saya gunakan adalah ikan asin jambal roti atau teri medan. Naaah yang ada di foto ini saya gak tau namanya, tapi enak deh karena tidak terlalu asin dan kalau digoreng bisa renyah banget. Kalau ikan asin akan dicampurkan ke nasi, takaran garam juga disesuaikan aja ya dengan tingkat keasinan ikannya. Satu lagi yang bikin nasi liwet jadi tambah enak menurut saya adalah diberi daun kemangi. Jadi daun kemanginya tidak hanya sebagai lalapan. Tapi balik lagi ke masing-masing selera ya.

Lauk pelengkap lainnya yang cocok adalah tahu tempe goreng, lalapan dan sambal donk pastinya. Sambal bisa pakai sambal terasi atau sambal bajak. Kalau mau pakai sambal bawang juga enak aja atau bahkan sambal dadak dengan kucuran jeruk limau. Beeegh...jangan heran kalau makannya bisa nambah-nambah yaa.




NASI LIWET SUNDA

Versi Panci Kastrol

  1. Beras dicuci bersih kemudian letakkan di dalam panci. Tuang air kira-kira setinggi 2 ruas jari dari permukaan beras atau disesuaikan dngan kondisi beras.
  2. Iris tipis bawang merah dan bawang putih kemudian tumis hingga harum. Tiriskan dari minyak kemudian masukkan ke dalam panci. Tambahkan garam, daun salam dan serai, aduk hingga rata.
  3. Tutup panci dan masak hingga air menyusut atau hampir kering.
  4. Goreng ikan asin hingga kering, kemudian masukkan ke dalam panci. Apabila suka bisa juga dimasukkan cabe rawit utuh atau irisan cabe merah besar.
  5. Kecilkan api, tutup panci dan masak lagi hingga benar-benar matang dan tanak.
  6. Setelah matang, bisa ditambahkan daun kemangi bila suka, aduk lagi sebelum disajikan.
Versi Magic Com
  1. Cuci bersih beras kemudian letakkan di panci magic com.
  2. Tumis irisan bawang merah dan bawang putih hingga harum, tiriskan dari minyak kemudian tuang ke panci magic com. Tambahkan daun salam, serai dan garam, aduk hingga rata kemudian tuang air.
  3. Nyalakan tombol ON dan masak hingga matang.
  4. Goreng ikan asin hingga kering
  5. Setelah nasi matang, tuang ikan asin, cabe rawit atau cabe besar serta daun kemangi bila suka. Aduk hingga rata kemudian nyalakan tombol ON lagi agar nasi benar-benar tanak.
  6. Setelah matang, siap disajikan
Kalau memakai panci kastrol nanti di dasar panci ada sisa-sisa kerak nasi yang biasa disebut "intip". Kerak nasi ini enak banget lho, saya sukaaa hihihi.




Selamat mencoba yaa...semoga bermanfaat ^^

AYAM BAKAR BUMBU BACEM



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Bikin ayam bakar lagi untuk menu makan siang keluarga dan kali ini saya bikin ayam bakar bumbu bacem atau ada juga yang bilang ayam bakar bumbu jawa. Dinamakan ayam bakar bumbu bacem karena memang memakai bumbu-bumbu seperti kita membuat tahu atau tempe bacem. Rasanya manis gurih, legit...enaak deh pokoknya. Paling cocok disajikan dengan nasi hangat, lalapan dan sambel super pedas.

Kalau berencana membuat ayam bumbu bacem ini, jangan lupa untuk belanja tahu dan tempe juga. Kan bisa sekalian tuh ngungkepnya, jadi kita gak hanya punya ayam bakar, tapi ada juga tahu tempe bacem. Naaah tahu tempe bacem ini bisa disimpan di kulkas dan tinggal menggoreng sesaat sebelum dimakan. Tuuh...enak banget kan. Ayam bumbu bacem ini tidak hanya enak dibakar, tapi sedap juga kalau digoreng. Saya sendiri lebih suka versi yang dibakar, karena mengurangi minyak, maklum jatah minyaknya udah diplot buat gorengan yang susah banget berhentinya huhuhu.  Proses membakar atau menggoreng ayam ini juga gak perlu lama-lama karena ayamnya sudah matang dan empuk karena memang diungkep terlebih dahulu.

Untuk membuat ayam bakar ini memang lebih enak menggunakan ayam kampung, karena selain lebih gurih juga lemaknya sedikit. Kalau memakai ayam negeri juga oke kok, saya juga sering bikin pakai ayam negeri. Untuk membuat bumbu bacem memang lebih sip memakai air kelapa. Saya mah biasanya minta di tukang sayur langganan hihihi. Kalau cuma punya air kelapa sedikit bisa dimix air biasa. Gak punya air kelapa? Ya wiiis pakai air biasa juga gak apa-apa kok.

Biasanya ayam sudah saya ungkep pagi-pagi sebelum berangkat, ntar kalau pulang siang, saya langsung bakar ayamnya sekalian bikin sambel. Pokoknya dibuat mendadak aja biar syedaap. Makanya kalau posting ayam bakar begini, foto saya mah gak pernah beres ya. Karena ya memang sudah ditunggu keluarga yang siap untuk makan siang hihihi. Pinjem bentar aja yaaa jadi ya gini-gini aja stylingnya.







AYAM BAKAR BUMBU BACEM

Bahan :
1 ekor ayam kampung (saya pakai berat 850 gram)
1 liter air kelapa (atau air biasa)
2 helai daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
75-100 gr gula merah, sisir halus
1 sdt asam jawa, larutkan dengan sedikit air
garam secukupnya

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 sdt ketumbar

Cara Membuat :
1. Belah ayam tidak terputus atau bisa dipotong-potong sesuai selera, letakkan di wajan.
2. Masukkan bumbu halus, daun salam dan lengkuas kemudian tuang air kelapa. Masak dengan api sedang.
3. Masukkan gula merah, air asam jawa dan garam. Masak hingga meresap, ayam empuk dan air habis / menyusut. Matikan api.
4. Bakar ayam hingga kecoklatan, segera sajikan dengan sambal dan lalapan.

Bikinnya gampang kaaan. Saya mah paling hobby masak yang diungkep-ungkep gini karena bisa disambi ngerjain yang lain hihihi. Selama ngungkep bisa masak sayurnya atau bahkan ditinggal beberes rumah heuheuheu.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^





Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Bikin ayam bakar lagi untuk menu makan siang keluarga dan kali ini saya bikin ayam bakar bumbu bacem atau ada juga yang bilang ayam bakar bumbu jawa. Dinamakan ayam bakar bumbu bacem karena memang memakai bumbu-bumbu seperti kita membuat tahu atau tempe bacem. Rasanya manis gurih, legit...enaak deh pokoknya. Paling cocok disajikan dengan nasi hangat, lalapan dan sambel super pedas.

Kalau berencana membuat ayam bumbu bacem ini, jangan lupa untuk belanja tahu dan tempe juga. Kan bisa sekalian tuh ngungkepnya, jadi kita gak hanya punya ayam bakar, tapi ada juga tahu tempe bacem. Naaah tahu tempe bacem ini bisa disimpan di kulkas dan tinggal menggoreng sesaat sebelum dimakan. Tuuh...enak banget kan. Ayam bumbu bacem ini tidak hanya enak dibakar, tapi sedap juga kalau digoreng. Saya sendiri lebih suka versi yang dibakar, karena mengurangi minyak, maklum jatah minyaknya udah diplot buat gorengan yang susah banget berhentinya huhuhu.  Proses membakar atau menggoreng ayam ini juga gak perlu lama-lama karena ayamnya sudah matang dan empuk karena memang diungkep terlebih dahulu.

Untuk membuat ayam bakar ini memang lebih enak menggunakan ayam kampung, karena selain lebih gurih juga lemaknya sedikit. Kalau memakai ayam negeri juga oke kok, saya juga sering bikin pakai ayam negeri. Untuk membuat bumbu bacem memang lebih sip memakai air kelapa. Saya mah biasanya minta di tukang sayur langganan hihihi. Kalau cuma punya air kelapa sedikit bisa dimix air biasa. Gak punya air kelapa? Ya wiiis pakai air biasa juga gak apa-apa kok.

Biasanya ayam sudah saya ungkep pagi-pagi sebelum berangkat, ntar kalau pulang siang, saya langsung bakar ayamnya sekalian bikin sambel. Pokoknya dibuat mendadak aja biar syedaap. Makanya kalau posting ayam bakar begini, foto saya mah gak pernah beres ya. Karena ya memang sudah ditunggu keluarga yang siap untuk makan siang hihihi. Pinjem bentar aja yaaa jadi ya gini-gini aja stylingnya.







AYAM BAKAR BUMBU BACEM

Bahan :
1 ekor ayam kampung (saya pakai berat 850 gram)
1 liter air kelapa (atau air biasa)
2 helai daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
75-100 gr gula merah, sisir halus
1 sdt asam jawa, larutkan dengan sedikit air
garam secukupnya

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 sdt ketumbar

Cara Membuat :
1. Belah ayam tidak terputus atau bisa dipotong-potong sesuai selera, letakkan di wajan.
2. Masukkan bumbu halus, daun salam dan lengkuas kemudian tuang air kelapa. Masak dengan api sedang.
3. Masukkan gula merah, air asam jawa dan garam. Masak hingga meresap, ayam empuk dan air habis / menyusut. Matikan api.
4. Bakar ayam hingga kecoklatan, segera sajikan dengan sambal dan lalapan.

Bikinnya gampang kaaan. Saya mah paling hobby masak yang diungkep-ungkep gini karena bisa disambi ngerjain yang lain hihihi. Selama ngungkep bisa masak sayurnya atau bahkan ditinggal beberes rumah heuheuheu.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^



AYAM BEKAKAK



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Quick post yaaa...apalagi cuma bermodal 2 foto doank nih hihihi. Ceritanya tuh sebenarnya sejak pagi udah nguprek buat bikin ayam bekakak trus setelah selesai ngungkep, ditinggal donk untuk "makaryo". Maksud hati ntar siang pulang tinggal bakar ayamnya dan pas makan siang masih anget donk ayamnya. Ternyataaaa siang pulangnya telat, bakar ayam sambil bolak balik liat jam hihihi. Pak bos datang pas ayam selesai ditata di tampah ini trus bilang donk, pinjem bentar yaaa buat difoto hahaha. Nah kalau udah gitu masa mau kelamaan foto, ya udah laaah 5x jepretan pun jadi. Styling sama persis, cuma yang 1 agak deket aja ngambilnya. 

Pastinya udah pada tau ayam bekakak kan. Yuuup ayam bakar khas Sunda ini sudah terkenal banget kelezatannya. Disajikan dengan nasi hangat, sambel terasi dan lalapan, ulalalaaaa...jangan salahkan kalau nasi di magic com cepat habis ya hihihi. Ciri khas dari ayam bekakak ini adalah biasanya menggunakan ayam kampung utuh yang dibelah tidak sampai terputus. Boleh juga sih kalau mau pakai ayam negeri, tapi gunakan yang ukuran kecil aja ya. Kalau rasanya pasti lebih enak pakai ayam kampung donk pastinya. Menurut saya, ayam bekakak ini paling enak kalau dibuat sedang aja pedasnya, kalau suka pedas, kita tinggal bikin sambel yang super pedas kan. Tapi kalau memang hobby pedas segalanya (jiaaah bahasanya >_<) bisa pakai cabe keriting ya.

Monggo kalau ada yang pengen nyobain bikin juga. Waktunya memasaknya memang agak lama, karena biar ayam kampung benar-benar empuk dan bumbu meresap. Tapi semua itu sesuai kok dengan rasanya. Bikin yuuuk

AYAM  BEKAKAK

Bahan :
1 ekor ayam kampung, belah jangan sampai terputus
1 liter santan
3 helai daun salam
1 batang serai, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
2 sdm gula merah
Garam secukupnya

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri sangrai
1/2 sdm ketumbar sangrai
2 cm jahe
2 cm lengkuas
5 cabe merah / cabe keriting

Pelengkap :
Sambal terasi
Lalapan

Cara Membuat :
1. Masukkan semua bahan ke dalam wajan, tutup dan masak sambil sesekali diaduk. 
2. Masak hingga ayam empuk, santan menyusut dan bumbu meresap. Test rasa sesuai selera.
3. Panggang ayam di atas bara api atau pan anti lengket sambil dioles-oles sisa bumbu.
4. Angkat dan sajikan dengan pelengkap



Selamat mencoba....semoga bermanfaat ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Quick post yaaa...apalagi cuma bermodal 2 foto doank nih hihihi. Ceritanya tuh sebenarnya sejak pagi udah nguprek buat bikin ayam bekakak trus setelah selesai ngungkep, ditinggal donk untuk "makaryo". Maksud hati ntar siang pulang tinggal bakar ayamnya dan pas makan siang masih anget donk ayamnya. Ternyataaaa siang pulangnya telat, bakar ayam sambil bolak balik liat jam hihihi. Pak bos datang pas ayam selesai ditata di tampah ini trus bilang donk, pinjem bentar yaaa buat difoto hahaha. Nah kalau udah gitu masa mau kelamaan foto, ya udah laaah 5x jepretan pun jadi. Styling sama persis, cuma yang 1 agak deket aja ngambilnya. 

Pastinya udah pada tau ayam bekakak kan. Yuuup ayam bakar khas Sunda ini sudah terkenal banget kelezatannya. Disajikan dengan nasi hangat, sambel terasi dan lalapan, ulalalaaaa...jangan salahkan kalau nasi di magic com cepat habis ya hihihi. Ciri khas dari ayam bekakak ini adalah biasanya menggunakan ayam kampung utuh yang dibelah tidak sampai terputus. Boleh juga sih kalau mau pakai ayam negeri, tapi gunakan yang ukuran kecil aja ya. Kalau rasanya pasti lebih enak pakai ayam kampung donk pastinya. Menurut saya, ayam bekakak ini paling enak kalau dibuat sedang aja pedasnya, kalau suka pedas, kita tinggal bikin sambel yang super pedas kan. Tapi kalau memang hobby pedas segalanya (jiaaah bahasanya >_<) bisa pakai cabe keriting ya.

Monggo kalau ada yang pengen nyobain bikin juga. Waktunya memasaknya memang agak lama, karena biar ayam kampung benar-benar empuk dan bumbu meresap. Tapi semua itu sesuai kok dengan rasanya. Bikin yuuuk

AYAM  BEKAKAK

Bahan :
1 ekor ayam kampung, belah jangan sampai terputus
1 liter santan
3 helai daun salam
1 batang serai, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
2 sdm gula merah
Garam secukupnya

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri sangrai
1/2 sdm ketumbar sangrai
2 cm jahe
2 cm lengkuas
5 cabe merah / cabe keriting

Pelengkap :
Sambal terasi
Lalapan

Cara Membuat :
1. Masukkan semua bahan ke dalam wajan, tutup dan masak sambil sesekali diaduk. 
2. Masak hingga ayam empuk, santan menyusut dan bumbu meresap. Test rasa sesuai selera.
3. Panggang ayam di atas bara api atau pan anti lengket sambil dioles-oles sisa bumbu.
4. Angkat dan sajikan dengan pelengkap



Selamat mencoba....semoga bermanfaat ^^

GADO-GADO



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Postingan tentang gado-gado lagi ya, maklum saya hobby banget makan salad Indonesia ini. Kakak Naira juga senang banget gado-gado walau masih dipilihin yang dimakan hihihi. Sebenarnya resep bumbu gado-gado ini hampir sama kok dengan yang pernah saya posting dulu, cuma dimodif dikit aja dan juga bumbunya saya bikin halus banget jadi mirip dengan bumbu sate ponorogo. Untuk pelengkapnya juga mirip-mrip aja kan, bisa disesuaikan dengan yang ada aja. Kalau saya sayuran yang wajib ada kalau makan gado-gado adalah selada. Maklum saya seneng banget selada, baik itu untuk lalapan atau sebagai pelengkap mie dan gado-gado ini. Kalau liat tukang jualan gado-gado yang bikin saya kemecer ya selada ini hihihi.

 


Nih keliatan kan bahan gado-gado yang saya pakai, yaitu lontong, timun, tomat, kacang panjang, tauge / kecambah, kentang rebus, telur rebus, tahu tempe goreng, kol rebus dan tentunya selada itu tadi. Sayangnya lagi gak punya emping, jadi ya cukup pakai krupuk udang kecil aja yaa. Untuk pelengkap lainnya jangan lupa taburan bawang goreng dan sambalnya ya. 

BUMBU GADO-GADO

Bahan :
250 gr kacang tanah goreng
5 siung bawang putih goreng
1 sdt petis udang (pilih yang enak ya)
75 gr gula merah, sisir halus
2 sdt garam
1 sdm gula pasir
600 ml santan

Cara Membuat :
1. Haluskan kacang tanah, bawang putih, gula merah dan petis hingga benar-benar halus.
2. Pindahkan ke panci, tuang santan dan nyalakan api. Masukkan gula pasir dan garam, masak hingga teksturnya halus. Test rasa hingga sesuai selera.
3. Masak hingga mendidih dan meletup-letup. Angkat dan siap disajikan.



Monggo kalau ada yang berminat mencoba membuat gado-gado sendiri di rumah. Semoga sesuai dengan selera keluarga ya

Semoga bermanfaat ^^



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Postingan tentang gado-gado lagi ya, maklum saya hobby banget makan salad Indonesia ini. Kakak Naira juga senang banget gado-gado walau masih dipilihin yang dimakan hihihi. Sebenarnya resep bumbu gado-gado ini hampir sama kok dengan yang pernah saya posting dulu, cuma dimodif dikit aja dan juga bumbunya saya bikin halus banget jadi mirip dengan bumbu sate ponorogo. Untuk pelengkapnya juga mirip-mrip aja kan, bisa disesuaikan dengan yang ada aja. Kalau saya sayuran yang wajib ada kalau makan gado-gado adalah selada. Maklum saya seneng banget selada, baik itu untuk lalapan atau sebagai pelengkap mie dan gado-gado ini. Kalau liat tukang jualan gado-gado yang bikin saya kemecer ya selada ini hihihi.

 


Nih keliatan kan bahan gado-gado yang saya pakai, yaitu lontong, timun, tomat, kacang panjang, tauge / kecambah, kentang rebus, telur rebus, tahu tempe goreng, kol rebus dan tentunya selada itu tadi. Sayangnya lagi gak punya emping, jadi ya cukup pakai krupuk udang kecil aja yaa. Untuk pelengkap lainnya jangan lupa taburan bawang goreng dan sambalnya ya. 

BUMBU GADO-GADO

Bahan :
250 gr kacang tanah goreng
5 siung bawang putih goreng
1 sdt petis udang (pilih yang enak ya)
75 gr gula merah, sisir halus
2 sdt garam
1 sdm gula pasir
600 ml santan

Cara Membuat :
1. Haluskan kacang tanah, bawang putih, gula merah dan petis hingga benar-benar halus.
2. Pindahkan ke panci, tuang santan dan nyalakan api. Masukkan gula pasir dan garam, masak hingga teksturnya halus. Test rasa hingga sesuai selera.
3. Masak hingga mendidih dan meletup-letup. Angkat dan siap disajikan.



Monggo kalau ada yang berminat mencoba membuat gado-gado sendiri di rumah. Semoga sesuai dengan selera keluarga ya

Semoga bermanfaat ^^

MANGUT IKAN ASAP



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Yeaaay...posting salah satu menu favorit, yaitu mangut ikan asap yang merupakan salah satu masakan khas Semarang dan daerah Pantura sana. Walaupun sekarang lebih fasih ngomong jawa timuran, tapi aslinya saya ini mah tanah airnya ya di Semarang lho hihihi. Saya lahir di Semarang dan sempat menghabiskan masa kecil di Semarang. Balik lagi ke Semarang untuk ngekost karena memang kuliah di Tembalang heheheh. Tentunya menu mangut tidak asing untuk saya, apalagi Mama Papa yang memang asli Jawa Tengah juga suka dengan masakan ini.

Mangut adalah ikan asap yang dimasak dengan santan dengan cita rasa pedas. Ikan yang digunakan untuk memasak mangut biasanya adalah ikan asap pari  atau ikan asap manyung. Ikan asap pari biasanya populer dengan sebutan iwak pe. Ikan manyung yang digunakan biasanya berupa potongan dagingnya dan juga kepalanya. Kalau mangut ndas manyung atau mangut kepala ikan manyung adalah mangut khas dari daerah Pati. Mangut sendiri ada beberapa versi, ada yang berkuah merah, kekuningan atau bahkan pucat seperti yang saya buat ini. Menurut saya untuk membuat mangut yang enak mah syaratnya cuma 1, yaitu harus pedas hehehe. Beneran lho kalau gak pedas, kurang mantap. Untuk pelengkapnya bisa ditambahkan tahu, tempe atau juga petai. Seperti saya nih, cuma punya 4 potong ikan asap, jadinya harus dikasih pelengkap donk biar keliatan rame dan banyak heuheuheu.



Kebetulan beberap hari yang lalu saya dapat kiriman ikan asap yang biasa digunakan untuk membuat mangut. Ikan asapnya asli dari Semarang lho dan pastinya harus segera masak mangut donk biar gak terus kemecer banyangin makan siang dengan mangut dan nasi hangat >_<

Naaah ini dia ikan asapnya. Udah tinggal ngolah aja nih, tinggal ngirisin bumbu dan masak sebentar aja, jadii deh mangut ikan asapnya. Yang saya dapatkan ini ikan asap manyung. 

 


MANGUT IKAN ASAP

Bahan :
4 potong ikan asap
2 blok kecil tahu, potong dan goreng hingga kering
7 cabe merah, iris serong tipis
7 cabe hijau, iris serong tipis
10 bawang merah, iris tipis
5 bawang putih, iris tipis
2 cm kencur, haluskan
2 daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1 tomat, potong-potong
10 cabe rawit  ( sebagian saya biarkan utuh, sebagian diiris halus)
1 papan petai
1/2 sdm gula merah
Garam secukupnya
1 liter santan 
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu iris, daun salam, kencur dan lengkuas. Aduk-aduk hingga harum dan layu.
2. Tuang santan, masukkan gula merah dan garam. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
3. Masukkan ikan asap, tahu, cabe rawit dan petai. Lanjutkan memasak hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.
4. Menjelang diangkat, masukkan potongan tomat. Masak lagi sebentar, kemudian matikan api.
5. Angkat dan siap disajikan.



Kalau ada yang kurang suka dengan aroma ikan asap, bisa juga memakai potongan ikan tongkol atau lele lho. Naah anak saya paling suka dengan mangut lele, apalagi yang dimasak kuah merah. Byuuuh bisa nambah-nambah makannya kalau sudah dimasakin mangut lele hihihi.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Yeaaay...posting salah satu menu favorit, yaitu mangut ikan asap yang merupakan salah satu masakan khas Semarang dan daerah Pantura sana. Walaupun sekarang lebih fasih ngomong jawa timuran, tapi aslinya saya ini mah tanah airnya ya di Semarang lho hihihi. Saya lahir di Semarang dan sempat menghabiskan masa kecil di Semarang. Balik lagi ke Semarang untuk ngekost karena memang kuliah di Tembalang heheheh. Tentunya menu mangut tidak asing untuk saya, apalagi Mama Papa yang memang asli Jawa Tengah juga suka dengan masakan ini.

Mangut adalah ikan asap yang dimasak dengan santan dengan cita rasa pedas. Ikan yang digunakan untuk memasak mangut biasanya adalah ikan asap pari  atau ikan asap manyung. Ikan asap pari biasanya populer dengan sebutan iwak pe. Ikan manyung yang digunakan biasanya berupa potongan dagingnya dan juga kepalanya. Kalau mangut ndas manyung atau mangut kepala ikan manyung adalah mangut khas dari daerah Pati. Mangut sendiri ada beberapa versi, ada yang berkuah merah, kekuningan atau bahkan pucat seperti yang saya buat ini. Menurut saya untuk membuat mangut yang enak mah syaratnya cuma 1, yaitu harus pedas hehehe. Beneran lho kalau gak pedas, kurang mantap. Untuk pelengkapnya bisa ditambahkan tahu, tempe atau juga petai. Seperti saya nih, cuma punya 4 potong ikan asap, jadinya harus dikasih pelengkap donk biar keliatan rame dan banyak heuheuheu.



Kebetulan beberap hari yang lalu saya dapat kiriman ikan asap yang biasa digunakan untuk membuat mangut. Ikan asapnya asli dari Semarang lho dan pastinya harus segera masak mangut donk biar gak terus kemecer banyangin makan siang dengan mangut dan nasi hangat >_<

Naaah ini dia ikan asapnya. Udah tinggal ngolah aja nih, tinggal ngirisin bumbu dan masak sebentar aja, jadii deh mangut ikan asapnya. Yang saya dapatkan ini ikan asap manyung. 

 


MANGUT IKAN ASAP

Bahan :
4 potong ikan asap
2 blok kecil tahu, potong dan goreng hingga kering
7 cabe merah, iris serong tipis
7 cabe hijau, iris serong tipis
10 bawang merah, iris tipis
5 bawang putih, iris tipis
2 cm kencur, haluskan
2 daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1 tomat, potong-potong
10 cabe rawit  ( sebagian saya biarkan utuh, sebagian diiris halus)
1 papan petai
1/2 sdm gula merah
Garam secukupnya
1 liter santan 
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu iris, daun salam, kencur dan lengkuas. Aduk-aduk hingga harum dan layu.
2. Tuang santan, masukkan gula merah dan garam. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
3. Masukkan ikan asap, tahu, cabe rawit dan petai. Lanjutkan memasak hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.
4. Menjelang diangkat, masukkan potongan tomat. Masak lagi sebentar, kemudian matikan api.
5. Angkat dan siap disajikan.



Kalau ada yang kurang suka dengan aroma ikan asap, bisa juga memakai potongan ikan tongkol atau lele lho. Naah anak saya paling suka dengan mangut lele, apalagi yang dimasak kuah merah. Byuuuh bisa nambah-nambah makannya kalau sudah dimasakin mangut lele hihihi.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

SAMBEL GORENG PRINTIL DAGING



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Sambel goreng bola daging atau kami biasa menyebutnya sambel goreng printil daging adalah salah 1 menu masakan yang biasanya ada di meja makan saat Lebaran. Biasanya sambel goreng ini dipadukan dengan opor ayam, sayur labu, rendang atau lapis daging dan tentu saja tempe tahu goreng tepung khas buatan Mama. Untuk membuat sambel goreng printil daging ini menurut saya cukup ribet, gak heran kalau yang pemalas seperti saya ini harus mikir panjang dulu sebelum membuatnya. Tapi entah kenapa kemarin tuh saya lagi pengeeen makan makan sambel goreng ini. Mau gak mau ya harus bikin sendiri kan ya.

Keribetan membuat sambel goreng ini dimulai dari menggiling daging dilanjutkan dengan membuat bola-bola dagingnya. Namanya juga sambel goreng printil daging, jadinya bola-bolanya harus imut donk ya, kan kalau besar ntar jadinya mirip bakso hihihi. Proses selanjutnya sih seperti membuat sambel goreng biasa aja. Naaah dengan segala keribetan itu, wajar donk kalau saya pengen punya foto yang "agak bagus" dikit dari si sambel goreng ini. Kebetulan saya juga bikin sayur labu, jadi saya sekalian beli lontong untuk bikin lonsay ala-ala. Kelar acara foto-foto, biasanya saya sih gak langsung mindahin foto dari kamera ke laptop. Kadang perlu nunggu berhari-hari untuk mindahinnya hahahah, ketauan banget kan pemalasnya saya ini >_<  Nah entah kenapa kemarin saya pengen langsung mindahin aja karena memang kebetulan lagi senggang. Daaaan yang terjadi adalah saya bukannya mengcopy foto dan memindah ke laptop, yang ada malah foto di delete. Whuaaaa.....hiiiiks. Cuma tersisa 3 foto yang kebetulan belum ikut kedelete, ya tinggal foto ini aja huhuhuhu. Ya sudah laaah masih lumayan kan masih ada fotonya.

Kembali lagi ke sambel goreng printil daging, ada yang membuat printil dagingnya murni dari daging giling yang dibumbui dan dibulatkan kecil-kecil. Saya lebih suka yang ada sedikit kenyalnya, jadi saya tambahkan tepung sagu dan terigu. Gak banyak-banyak kok ngasih tepungnya jadi tetap terasa dominan dagingnya. Monggo disesuaikan aja dengan selera ya. Untuk pelengkapnya saya hanya memakai udang dan petai. Enak juga kalau ditambah kentang atau bahkan buncis. Eh ya mbah saya yang ada di Pekalongan kalau bikin sambel goreng biasanya terdiri dari buncis, udang dan kentang. Enaaak deh, kerasa sedep gitu.

Untuk yang mau bikin sambel goreng printil daging ala saya, monggo berikut ini resepnya ya.

SAMBEL GORENG PRINTIL DAGING

Bahan Printil Daging :
300 gr daging giling
2 sdm tepung sagu
1 sdm tepung terigu
1 putih telur
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
---> aduk rata semua bahan, bentuk bulat kecil sebesar kelereng lalu goreng sebentar. Angkat dan tiriskan.

Bahan Sambel Goreng :
250 gr udang
2 papan petai, belah 2
2 helai dauns salam
2 ruas lengkuas, memarkan
2 barang serai, memarkan
500 ml santan
2 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdt gula
1 sdm air asam jawa
minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 cabe merah
3 kemiri sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan minak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, serai dan lengkuas. Aduk-aduk hingga matang agar bumbu tidak terasa langu.
2. Masukkan udang, aduk rata hingga udang berubah warna.
3. Masukkan printil daging dan santan. Bumbui garam, merica dan gula pasir kemudian masukan air asam.
4. Masukkan petai dan lanjutkan memasak hingga bumbu meresap dan santan menyusut. Test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Angkat, sajikan dengan taburan bawang goreng



Percaya deh biarpun bikinnya ribet tapi rasanya sesuai laaah dengan kerepotannya hihihi. Alhamdulillah kesampaian makannya dan gak usah nunggu lebaran yang masih lama ^^

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Sambel goreng bola daging atau kami biasa menyebutnya sambel goreng printil daging adalah salah 1 menu masakan yang biasanya ada di meja makan saat Lebaran. Biasanya sambel goreng ini dipadukan dengan opor ayam, sayur labu, rendang atau lapis daging dan tentu saja tempe tahu goreng tepung khas buatan Mama. Untuk membuat sambel goreng printil daging ini menurut saya cukup ribet, gak heran kalau yang pemalas seperti saya ini harus mikir panjang dulu sebelum membuatnya. Tapi entah kenapa kemarin tuh saya lagi pengeeen makan makan sambel goreng ini. Mau gak mau ya harus bikin sendiri kan ya.

Keribetan membuat sambel goreng ini dimulai dari menggiling daging dilanjutkan dengan membuat bola-bola dagingnya. Namanya juga sambel goreng printil daging, jadinya bola-bolanya harus imut donk ya, kan kalau besar ntar jadinya mirip bakso hihihi. Proses selanjutnya sih seperti membuat sambel goreng biasa aja. Naaah dengan segala keribetan itu, wajar donk kalau saya pengen punya foto yang "agak bagus" dikit dari si sambel goreng ini. Kebetulan saya juga bikin sayur labu, jadi saya sekalian beli lontong untuk bikin lonsay ala-ala. Kelar acara foto-foto, biasanya saya sih gak langsung mindahin foto dari kamera ke laptop. Kadang perlu nunggu berhari-hari untuk mindahinnya hahahah, ketauan banget kan pemalasnya saya ini >_<  Nah entah kenapa kemarin saya pengen langsung mindahin aja karena memang kebetulan lagi senggang. Daaaan yang terjadi adalah saya bukannya mengcopy foto dan memindah ke laptop, yang ada malah foto di delete. Whuaaaa.....hiiiiks. Cuma tersisa 3 foto yang kebetulan belum ikut kedelete, ya tinggal foto ini aja huhuhuhu. Ya sudah laaah masih lumayan kan masih ada fotonya.

Kembali lagi ke sambel goreng printil daging, ada yang membuat printil dagingnya murni dari daging giling yang dibumbui dan dibulatkan kecil-kecil. Saya lebih suka yang ada sedikit kenyalnya, jadi saya tambahkan tepung sagu dan terigu. Gak banyak-banyak kok ngasih tepungnya jadi tetap terasa dominan dagingnya. Monggo disesuaikan aja dengan selera ya. Untuk pelengkapnya saya hanya memakai udang dan petai. Enak juga kalau ditambah kentang atau bahkan buncis. Eh ya mbah saya yang ada di Pekalongan kalau bikin sambel goreng biasanya terdiri dari buncis, udang dan kentang. Enaaak deh, kerasa sedep gitu.

Untuk yang mau bikin sambel goreng printil daging ala saya, monggo berikut ini resepnya ya.

SAMBEL GORENG PRINTIL DAGING

Bahan Printil Daging :
300 gr daging giling
2 sdm tepung sagu
1 sdm tepung terigu
1 putih telur
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
---> aduk rata semua bahan, bentuk bulat kecil sebesar kelereng lalu goreng sebentar. Angkat dan tiriskan.

Bahan Sambel Goreng :
250 gr udang
2 papan petai, belah 2
2 helai dauns salam
2 ruas lengkuas, memarkan
2 barang serai, memarkan
500 ml santan
2 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdt gula
1 sdm air asam jawa
minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 cabe merah
3 kemiri sangrai

Cara Membuat :
1. Panaskan minak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, serai dan lengkuas. Aduk-aduk hingga matang agar bumbu tidak terasa langu.
2. Masukkan udang, aduk rata hingga udang berubah warna.
3. Masukkan printil daging dan santan. Bumbui garam, merica dan gula pasir kemudian masukan air asam.
4. Masukkan petai dan lanjutkan memasak hingga bumbu meresap dan santan menyusut. Test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Angkat, sajikan dengan taburan bawang goreng



Percaya deh biarpun bikinnya ribet tapi rasanya sesuai laaah dengan kerepotannya hihihi. Alhamdulillah kesampaian makannya dan gak usah nunggu lebaran yang masih lama ^^

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

GULAI IKAN



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Masak apa hari ini? Tadi saya masak gulai ikan untuk makan siang keluarga. Kebetulan saya punya stok beberapa jenis ikan di freezer, menjelang liburan saya harus mulai nyicil bersih-bersih isi kulkas donk ya hihihi. Pertama saya udah bikin bakso ikan goreng dan kali ini saya pengen bikin gulai ikan. Awalnya saya kira ikan yang saya pakai ini adalah tenggiri, eeeh...ternyata bukan. Saya tanya ama yang ngasih ternyata ikan mackerel. Nah lhooo akhirnya saya gugling ternyata mackerel itu sama ya dengan tenggiri hihihi. 

Gulai ikan bisa menggunakan berbagai jenis ikan, antara lain adalah tuna, kakap, tongkol atau jenis ikan lain yang mempunyai daging tebal. Banyak versi juga tentang resep gulai ikan, ada yang berwarna kuning, erah atau orange, ada yang dicampur dengan daun singkong, ada juga yang di resepnya memakai tomat dan lain sebagainya. Banyak ya variasinya. Menurut saya sih semua versi itu benar dan tetap bisa disebut gulai ikan. Yang penting mah cocok dengan selera keluarga kaaan. Naah ini dia gula ikan versi saya.




Gulai ikan versi saya, memakai cabe merah di bumbu halusnya tapi saya tidak memakai cabe rawit. Pernah saya bikin gulai ikan tanpa cabe eeeh malah dikira bikin opor ikan heuheuheu. Jadinya sekarang tiap bikin gulai ikan, saya tambahkan cabe merah.

GULAI IKAN

Bahan :
1 ekor ikan, saya pakai tenggiri (mackarel)
5 daun jeruk
1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
600 ml santan encer
200 ml santan kental
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
3 cm kunyit bakar
2 cm jahe
2 cabe merah
1/2 sdt merica
1/4 sdt ketumbar

Cara Membuat :
1. Potong-potong ikan, lumuri dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan sebentar dan cuci bersih. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, lengkuas dan serai. Aduk- aduk.
3. Masukkan santan encer, garam dan gula pasir. Masak sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Biarkan hingga mendidih.
4. Masukkan potongan ikan dan santan kental, aduk perlahan. Masak sebentar hingga mendidih lagi. Jangan telalu sering diaduk agar ikan tidak hancur, jangan lupa test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Angkat dan siap dihidangkan.


Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Masak apa hari ini? Tadi saya masak gulai ikan untuk makan siang keluarga. Kebetulan saya punya stok beberapa jenis ikan di freezer, menjelang liburan saya harus mulai nyicil bersih-bersih isi kulkas donk ya hihihi. Pertama saya udah bikin bakso ikan goreng dan kali ini saya pengen bikin gulai ikan. Awalnya saya kira ikan yang saya pakai ini adalah tenggiri, eeeh...ternyata bukan. Saya tanya ama yang ngasih ternyata ikan mackerel. Nah lhooo akhirnya saya gugling ternyata mackerel itu sama ya dengan tenggiri hihihi. 

Gulai ikan bisa menggunakan berbagai jenis ikan, antara lain adalah tuna, kakap, tongkol atau jenis ikan lain yang mempunyai daging tebal. Banyak versi juga tentang resep gulai ikan, ada yang berwarna kuning, erah atau orange, ada yang dicampur dengan daun singkong, ada juga yang di resepnya memakai tomat dan lain sebagainya. Banyak ya variasinya. Menurut saya sih semua versi itu benar dan tetap bisa disebut gulai ikan. Yang penting mah cocok dengan selera keluarga kaaan. Naah ini dia gula ikan versi saya.




Gulai ikan versi saya, memakai cabe merah di bumbu halusnya tapi saya tidak memakai cabe rawit. Pernah saya bikin gulai ikan tanpa cabe eeeh malah dikira bikin opor ikan heuheuheu. Jadinya sekarang tiap bikin gulai ikan, saya tambahkan cabe merah.

GULAI IKAN

Bahan :
1 ekor ikan, saya pakai tenggiri (mackarel)
5 daun jeruk
1 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
600 ml santan encer
200 ml santan kental
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
3 cm kunyit bakar
2 cm jahe
2 cabe merah
1/2 sdt merica
1/4 sdt ketumbar

Cara Membuat :
1. Potong-potong ikan, lumuri dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan sebentar dan cuci bersih. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, lengkuas dan serai. Aduk- aduk.
3. Masukkan santan encer, garam dan gula pasir. Masak sambil diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Biarkan hingga mendidih.
4. Masukkan potongan ikan dan santan kental, aduk perlahan. Masak sebentar hingga mendidih lagi. Jangan telalu sering diaduk agar ikan tidak hancur, jangan lupa test rasa hingga sesuai selera ya.
5. Angkat dan siap dihidangkan.


Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^

SAYUR DAUN SINGKONG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Ini adalah salah satu sayur kesukaan saya, yuuup sayur daun singkong. Boleh lah kalau dibilang gulai daun singkong, karena memang terinspirasi dari gulai daun singkong. Saya mah nyebutnya sayur daun singkong karena memang dibuat ala-ala saya yang mungkin berbeda dengan gula daun singkong versi aslinya. Saya mulai suka dengan sayur ini sejak hamil pertama, entah kenapa kok jadi hoby makannya. Bukan ngidam lho ya karena makannya juga gak disengaja dan maksain untuk makan sayur ini hihihi. 

Sayur daun singkong ini enak sekali kalau "diduetkan" dengan sambal cabe hijau atau sambal lado mudo pleeees ikan asin. Duuuh jangan kaget kalau nasi di magic com lebih cepat habis ya hahaha. Sayangnya sambal lado mudo dan ikan asinnya gak ikut kefoto nih karena memang belum bikin >_< Maklum setelah masak, foto-foto sebentar dan langsung cuzzz ngurus kerjaan. Nyambel dan goreng ikan asinnya dadakan aja menjelang makan siang. 

Kemarin itu ceritanya saya ngiler liat postingan sayur singkong mama Mitha di IG. Cerita saya kalau jadi pengen masak sayur daun singkong, eeeh rezeki sekali karena besoknya saya dapat kiriman seikat besar daun singkong yang masih muda-muda. Langsung deh nguprek masak sayur ini. Alhamdulillah keturutan juga kan. 




SAYUR DAUN SINGKONG 

Bahan :
2 ikat daun singkong, pilih yang muda ya
2 helai daun salam
3 helai daun jeruk
1 batang serai, memarkan
1 liter santan
garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1 sdt ketumbar
3 cm kunyit, bakar
3 cabe merah besar
5 cabe rawit (optional atau sesuai selera)
1 ruas lengkuas

Cara Membuat :
1. Didihkan air dan rebus daun singkong, jangan terlalu lama ya. Tiriskan daun singkong dan iris. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum kemudian masukkan daun salam, daun singkong dan serai.
3. Tuang santan, bumbui dengan garam, merica dan gula pasir kemudian masukkan irisan daun singkong.
4. Masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Test rasa hingga sesuai dengan selera.
5. Angkat dan siap disajikan.

Kalau di rumah punya stok bumbu dasar kuning, bisa banget langsung dipakai untuk membuat sayur singkong ini. Ntar tinggal nambahin cabe giling biar warnanya kemerahan, tanpa cabe giling dan tetap berwarna kuning juga tetap enaaak kok. Cuma saya memang suka kalau sayur ini ada semburat pedasnya.

Happy cooking...semoga menginspirasi yaa ^^



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Ini adalah salah satu sayur kesukaan saya, yuuup sayur daun singkong. Boleh lah kalau dibilang gulai daun singkong, karena memang terinspirasi dari gulai daun singkong. Saya mah nyebutnya sayur daun singkong karena memang dibuat ala-ala saya yang mungkin berbeda dengan gula daun singkong versi aslinya. Saya mulai suka dengan sayur ini sejak hamil pertama, entah kenapa kok jadi hoby makannya. Bukan ngidam lho ya karena makannya juga gak disengaja dan maksain untuk makan sayur ini hihihi. 

Sayur daun singkong ini enak sekali kalau "diduetkan" dengan sambal cabe hijau atau sambal lado mudo pleeees ikan asin. Duuuh jangan kaget kalau nasi di magic com lebih cepat habis ya hahaha. Sayangnya sambal lado mudo dan ikan asinnya gak ikut kefoto nih karena memang belum bikin >_< Maklum setelah masak, foto-foto sebentar dan langsung cuzzz ngurus kerjaan. Nyambel dan goreng ikan asinnya dadakan aja menjelang makan siang. 

Kemarin itu ceritanya saya ngiler liat postingan sayur singkong mama Mitha di IG. Cerita saya kalau jadi pengen masak sayur daun singkong, eeeh rezeki sekali karena besoknya saya dapat kiriman seikat besar daun singkong yang masih muda-muda. Langsung deh nguprek masak sayur ini. Alhamdulillah keturutan juga kan. 




SAYUR DAUN SINGKONG 

Bahan :
2 ikat daun singkong, pilih yang muda ya
2 helai daun salam
3 helai daun jeruk
1 batang serai, memarkan
1 liter santan
garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
3 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1 sdt ketumbar
3 cm kunyit, bakar
3 cabe merah besar
5 cabe rawit (optional atau sesuai selera)
1 ruas lengkuas

Cara Membuat :
1. Didihkan air dan rebus daun singkong, jangan terlalu lama ya. Tiriskan daun singkong dan iris. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum kemudian masukkan daun salam, daun singkong dan serai.
3. Tuang santan, bumbui dengan garam, merica dan gula pasir kemudian masukkan irisan daun singkong.
4. Masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Test rasa hingga sesuai dengan selera.
5. Angkat dan siap disajikan.

Kalau di rumah punya stok bumbu dasar kuning, bisa banget langsung dipakai untuk membuat sayur singkong ini. Ntar tinggal nambahin cabe giling biar warnanya kemerahan, tanpa cabe giling dan tetap berwarna kuning juga tetap enaaak kok. Cuma saya memang suka kalau sayur ini ada semburat pedasnya.

Happy cooking...semoga menginspirasi yaa ^^

PENYETAN IGA BAKAR



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Halooo...apa kabar? Udah nemu ide masak apa besok? Kalau itu sih saya banget, mikir menu mulai dari malam hahaha. Malam-malam udah ngecek bahan yang ada di lemari doraemon pula alias kulkas. Ini menu saya entah kapan, yang jelas menu bulan lalu deh. Telat banget kan, tapi gak apa-apa telat daripada gak diposting hihihi. Kalau di IG memang lebih update ya kakak, maklum lebih praktis gak harus buka laptop dulu. Saya kalau ngeblog pakai hape mah adanya malah bikin mumet karena hapenya juga hape imut nan jadul heuheuheu. Yuuk kita bikin penyetan iga..

Bagi saya menu penyetan adalah menu penggugah selera. Hmmm...menu boros nasi gitu deh. Bayangin aja ya, lauk dipenyet dengan sambal super pedas ditemani lalapan mentah, masya Allah nikmat banget. Apapun lauk penyetannya, pasti deh bikin lahap. Kali ini saya membuat penyetan yang terdiri dari iga bakar, telur rebus dan tempe goreng. Kalau mau ditambah tahu goreng juga pasti lebih spesial, tapi saya lagi gak punya tahu hehehe.

Iga bakarnya saya bumbu ala empal yang terasa manis dan asam. Untuk sambalnya saya membuat sambal terasi teri. Lalapannya cuma pakai timun, kacang panjang dan kemangi. Silahkan disesuaikan dengan selera aja ya. Membuat iga bakar ini memang membutuhkan waktu yang lumayan lama ketika merebus iga-nya. Kalau bisa jangan pakai panci presto ya, karena walaupun jauh lebih cepat empuk, nanti bumbunya kurang meresap. Disabar-sabarin aja deh ngungkep biasa di atas kompor yaaa hihihi






PENYETAN IGA BAKAR

Bahan :
1 kg iga sapi, potong-potong
1500 ml air (saya mix dengan air kelapa)
3 helai daun salam
3 cm lengkuas, memarkan
100 gr gula merah, sisir halus
1,5 sdm air asam jawa

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
1,5 sdt garam

Cara Membuat :
1. Dalam panci masukkan air, air kelapa, iga, daun salam, lengkuas, gula merah dan bumbu halus.
2. Masak hingga 1/2 empuk kemudian masukkan air asam jawa. Tambahkan garam dan gula pasir apabila rasanya belum pas. Teruskan memasak hingga iga empuk dan bumbu meresap. Apabila iga belum empuk dan air sudah menyusut bisa ditambahkan lagi ya.
3. Angkat dan tiriskan kemudian bakar sambil sesekali dioles sisa bumbu.

SAMBAL TERASI TERI

Bahan :
7 cabe merah / cabe keriting
5 cabe rawit atau sesuai selera
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
1 buah tomat
1 sdt terasi bakar
1 sdt gula merah, sisir halus
1/2 sdt garam atau secukupnya
1 sdt wijen sangrai
3 sdm teri medan goreng 
Air jeruk limau (optional)
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, goreng cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih. Angkat dan tiriskan. 
2. Haluskan semua bahan kemudian tuangi sedikit minyak sisa menggoreng tadi. Kucuri dengan air jeruk limau bila suka.
3. Siap disajikan

Penyelesaian :
1. Letakkan lauk penyetan di atas sambal terasi teri, kemudian penyet perlahan.
2. Taburi bawang goreng dan sajikan dengan lalapan.

Alhamdulillah....nikmat sekali kakak. Benar-benar menu penggugah selera saya. Lebih nikmat lagi kalau setelah menikmati penyetan iga bakar ini dilanjut dengan gadoin sayur asem ala Jakarta. Wuiiih...banyak banget makannya bund >_<

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Halooo...apa kabar? Udah nemu ide masak apa besok? Kalau itu sih saya banget, mikir menu mulai dari malam hahaha. Malam-malam udah ngecek bahan yang ada di lemari doraemon pula alias kulkas. Ini menu saya entah kapan, yang jelas menu bulan lalu deh. Telat banget kan, tapi gak apa-apa telat daripada gak diposting hihihi. Kalau di IG memang lebih update ya kakak, maklum lebih praktis gak harus buka laptop dulu. Saya kalau ngeblog pakai hape mah adanya malah bikin mumet karena hapenya juga hape imut nan jadul heuheuheu. Yuuk kita bikin penyetan iga..

Bagi saya menu penyetan adalah menu penggugah selera. Hmmm...menu boros nasi gitu deh. Bayangin aja ya, lauk dipenyet dengan sambal super pedas ditemani lalapan mentah, masya Allah nikmat banget. Apapun lauk penyetannya, pasti deh bikin lahap. Kali ini saya membuat penyetan yang terdiri dari iga bakar, telur rebus dan tempe goreng. Kalau mau ditambah tahu goreng juga pasti lebih spesial, tapi saya lagi gak punya tahu hehehe.

Iga bakarnya saya bumbu ala empal yang terasa manis dan asam. Untuk sambalnya saya membuat sambal terasi teri. Lalapannya cuma pakai timun, kacang panjang dan kemangi. Silahkan disesuaikan dengan selera aja ya. Membuat iga bakar ini memang membutuhkan waktu yang lumayan lama ketika merebus iga-nya. Kalau bisa jangan pakai panci presto ya, karena walaupun jauh lebih cepat empuk, nanti bumbunya kurang meresap. Disabar-sabarin aja deh ngungkep biasa di atas kompor yaaa hihihi






PENYETAN IGA BAKAR

Bahan :
1 kg iga sapi, potong-potong
1500 ml air (saya mix dengan air kelapa)
3 helai daun salam
3 cm lengkuas, memarkan
100 gr gula merah, sisir halus
1,5 sdm air asam jawa

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
1,5 sdt garam

Cara Membuat :
1. Dalam panci masukkan air, air kelapa, iga, daun salam, lengkuas, gula merah dan bumbu halus.
2. Masak hingga 1/2 empuk kemudian masukkan air asam jawa. Tambahkan garam dan gula pasir apabila rasanya belum pas. Teruskan memasak hingga iga empuk dan bumbu meresap. Apabila iga belum empuk dan air sudah menyusut bisa ditambahkan lagi ya.
3. Angkat dan tiriskan kemudian bakar sambil sesekali dioles sisa bumbu.

SAMBAL TERASI TERI

Bahan :
7 cabe merah / cabe keriting
5 cabe rawit atau sesuai selera
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
1 buah tomat
1 sdt terasi bakar
1 sdt gula merah, sisir halus
1/2 sdt garam atau secukupnya
1 sdt wijen sangrai
3 sdm teri medan goreng 
Air jeruk limau (optional)
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, goreng cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih. Angkat dan tiriskan. 
2. Haluskan semua bahan kemudian tuangi sedikit minyak sisa menggoreng tadi. Kucuri dengan air jeruk limau bila suka.
3. Siap disajikan

Penyelesaian :
1. Letakkan lauk penyetan di atas sambal terasi teri, kemudian penyet perlahan.
2. Taburi bawang goreng dan sajikan dengan lalapan.

Alhamdulillah....nikmat sekali kakak. Benar-benar menu penggugah selera saya. Lebih nikmat lagi kalau setelah menikmati penyetan iga bakar ini dilanjut dengan gadoin sayur asem ala Jakarta. Wuiiih...banyak banget makannya bund >_<

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

EMPAL GENTONG



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Empal gentong adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Cirebon - Jawa Barat. Sekilas empal gentong ini mirip dengan gulai, tapi ternyata rasanya sangat berbeda. Empal gentong menggunakan bahan dasar daging sapi beserta jerohannya yang dimasak dengan berbagai rempah-rempah dalam sebuah "gentong" atau periuk / kuali yang terbuat dari tanah dengan menggunakan kayu bakar. Empal gentong bisa dinikmati dengan nasi atau irisan lontong. Yang menjadi ciri khasnya adalah memakai irisan kucai dan bukan daun bawang serta memakai sambal cabe kering giling.

Untuk saya sekeluarga, empal gentong biasanya hanya bisa dinikmati setahun sekali saat mudik. Kami biasa mampir di Cirebon hanya untuk sekedar menikmati makan siang dengan menu empal gentong dan empal asem. Biasanya kami mampir di empal gentong Amarta di daerah Plered Cirebon. Naaah...sudah 2 tahun ini kami absen menikmati empal gentong, karena full lewat tol. Kalau turun ke Cirebon, kebayang macetnya itu lho. Makanya saya sampai terkangen-kangen dengan empal entong ini....tsaaaah >_< Sudah lama sih saya pengen banget bisa bikin empal gentong sendiri tapi selalu mundur duluan. Suami saya yang pernah lama tinggal di Cirebon bilang, kalau bikin empal gentong memang agak "tricky" karena kalau salah dikit rasanya bisa jadi kaya gulai. Nah lhooo...mundur lagi deh saya hahaha. Tapi akhirnya minggu lalu nekat bikin empal gentong sendiri. 

Sebenarnya banyak sekali resep yang beredar, tapi saya memakai resep yang ditulis mbak Endang Just Try and Taste. Maklum banyak kan resep abal-abal, jadi saya milih yang recomended aja deh. Menurut saya masih ada yang kurang dari empal gentong yang saya buat ini, tapi saya gak tau apa itu huhuhu. Eits...bukan salah resepnya lho yaa, tapi mungkin memang saya yang kurang pas masaknya. Kata teman saya yang tinggal di Cirebon, kalau disana kita tinggal ke pasar dan bilang rempah untuk empal gentong, dikasihlah seplastik rempah-rempah komplit. Duuuh...enak ya kalau gitu. Ada juga teman yang bilang coba dikasih "klabet", salah satu rempah yang biasa ditambahkan di empal gentong. Naah..itu saya memang gak pakai. Ada juga yang bilang, masaknya harus di gentong kali bund biar rasanya pas hihihi. Memang kalau dipikir benar juga tuh ya. Penjual empal gentong masih mempertahankan memasak dengan menggunakan gentong karena pasti memang cita rasanya berbeda dengan dimasak menggunakan panci biasa seperti saya.




Biarpun masih merasa ada yang belum pas, rasanya lumayan kok. Monggo yang berkenan bikin empal gentong juga di rumah, untuk tombo kangen empal gentong asli di Cirebon nih. Di resep ini, saya ngikut mbak Endang, yaitu daging ditumis dahulu bersama bumbu-bumbu baru dituang air. Konon dengan cara ini bisa mengeluarkan aroma sedap daging tersebut. Kalau mau langsung dimasukkan air tanpa ditumis dulu juga oke aja ya.

EMPAL GENTONG

Bahan :
500 gr daging sapi, saya mix tetelan, potong dadu
500 ml santan sedang
1 liter air
1 batang daun bawang
Minyak untuk menumis secukupnya

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
7 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar, sangrai
1/2 sdt merica butiran
1/4 sdt jintan
3 ruas kunyt
2 ruas jahe

Bumbu Lainnya :
1 batang serai memarkan
5 daun jeruk
4 daun salam
3 butir kapulaga
7 butir cengkeh
2 bunga lawang / bunga pekak
1 batang kecil kayu manis
2 ruas lengkuas, memarkan
3 sdm gula merah, sisir halus
3 sdm air asam jawa
garam secukupnya

Pelengkap :
irisan kucai
sambal cabe kering giling (saya pakai sambal rawit)
jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan rempah daun dan bumbu lainnya. Aduk hingga rata.
2. Masukkan potongan daging, aduk-aduk hingga berubah warna dan mengeluarkan air.
3. Tuang air, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. kemudian tambahkan air asam jawa, gula merah dan garam.
4. Tambahkan santan, masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Biarkan mendidih lagi kemudian test rasa hingga sesuai selera.
5. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang, matikan api.
6. Sajikan hangat dengan pelengkap.




Alhamdulillah...biar masih ada yang kurang pas, bisa jadi tombo kangen dengan empal gentong. Let me know ya kalau ada masukan tentang resep empal gentong ini. In shaa Allah next time pengen juga nyobain bikin empal asem. In shaa Allah.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Empal gentong adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Cirebon - Jawa Barat. Sekilas empal gentong ini mirip dengan gulai, tapi ternyata rasanya sangat berbeda. Empal gentong menggunakan bahan dasar daging sapi beserta jerohannya yang dimasak dengan berbagai rempah-rempah dalam sebuah "gentong" atau periuk / kuali yang terbuat dari tanah dengan menggunakan kayu bakar. Empal gentong bisa dinikmati dengan nasi atau irisan lontong. Yang menjadi ciri khasnya adalah memakai irisan kucai dan bukan daun bawang serta memakai sambal cabe kering giling.

Untuk saya sekeluarga, empal gentong biasanya hanya bisa dinikmati setahun sekali saat mudik. Kami biasa mampir di Cirebon hanya untuk sekedar menikmati makan siang dengan menu empal gentong dan empal asem. Biasanya kami mampir di empal gentong Amarta di daerah Plered Cirebon. Naaah...sudah 2 tahun ini kami absen menikmati empal gentong, karena full lewat tol. Kalau turun ke Cirebon, kebayang macetnya itu lho. Makanya saya sampai terkangen-kangen dengan empal entong ini....tsaaaah >_< Sudah lama sih saya pengen banget bisa bikin empal gentong sendiri tapi selalu mundur duluan. Suami saya yang pernah lama tinggal di Cirebon bilang, kalau bikin empal gentong memang agak "tricky" karena kalau salah dikit rasanya bisa jadi kaya gulai. Nah lhooo...mundur lagi deh saya hahaha. Tapi akhirnya minggu lalu nekat bikin empal gentong sendiri. 

Sebenarnya banyak sekali resep yang beredar, tapi saya memakai resep yang ditulis mbak Endang Just Try and Taste. Maklum banyak kan resep abal-abal, jadi saya milih yang recomended aja deh. Menurut saya masih ada yang kurang dari empal gentong yang saya buat ini, tapi saya gak tau apa itu huhuhu. Eits...bukan salah resepnya lho yaa, tapi mungkin memang saya yang kurang pas masaknya. Kata teman saya yang tinggal di Cirebon, kalau disana kita tinggal ke pasar dan bilang rempah untuk empal gentong, dikasihlah seplastik rempah-rempah komplit. Duuuh...enak ya kalau gitu. Ada juga teman yang bilang coba dikasih "klabet", salah satu rempah yang biasa ditambahkan di empal gentong. Naah..itu saya memang gak pakai. Ada juga yang bilang, masaknya harus di gentong kali bund biar rasanya pas hihihi. Memang kalau dipikir benar juga tuh ya. Penjual empal gentong masih mempertahankan memasak dengan menggunakan gentong karena pasti memang cita rasanya berbeda dengan dimasak menggunakan panci biasa seperti saya.




Biarpun masih merasa ada yang belum pas, rasanya lumayan kok. Monggo yang berkenan bikin empal gentong juga di rumah, untuk tombo kangen empal gentong asli di Cirebon nih. Di resep ini, saya ngikut mbak Endang, yaitu daging ditumis dahulu bersama bumbu-bumbu baru dituang air. Konon dengan cara ini bisa mengeluarkan aroma sedap daging tersebut. Kalau mau langsung dimasukkan air tanpa ditumis dulu juga oke aja ya.

EMPAL GENTONG

Bahan :
500 gr daging sapi, saya mix tetelan, potong dadu
500 ml santan sedang
1 liter air
1 batang daun bawang
Minyak untuk menumis secukupnya

Bumbu Halus :
9 butir bawang merah
7 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar, sangrai
1/2 sdt merica butiran
1/4 sdt jintan
3 ruas kunyt
2 ruas jahe

Bumbu Lainnya :
1 batang serai memarkan
5 daun jeruk
4 daun salam
3 butir kapulaga
7 butir cengkeh
2 bunga lawang / bunga pekak
1 batang kecil kayu manis
2 ruas lengkuas, memarkan
3 sdm gula merah, sisir halus
3 sdm air asam jawa
garam secukupnya

Pelengkap :
irisan kucai
sambal cabe kering giling (saya pakai sambal rawit)
jeruk nipis

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan rempah daun dan bumbu lainnya. Aduk hingga rata.
2. Masukkan potongan daging, aduk-aduk hingga berubah warna dan mengeluarkan air.
3. Tuang air, masak hingga daging empuk dan bumbu meresap. kemudian tambahkan air asam jawa, gula merah dan garam.
4. Tambahkan santan, masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Biarkan mendidih lagi kemudian test rasa hingga sesuai selera.
5. Menjelang diangkat, masukkan irisan daun bawang, matikan api.
6. Sajikan hangat dengan pelengkap.




Alhamdulillah...biar masih ada yang kurang pas, bisa jadi tombo kangen dengan empal gentong. Let me know ya kalau ada masukan tentang resep empal gentong ini. In shaa Allah next time pengen juga nyobain bikin empal asem. In shaa Allah.

Happy cooking...semoga bermanfaat ya ^^

AYAM KREMES



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Yang hobby makan ayam kremes siapa hayooo ^^  Kalau ada yang nanya gitu saya pasti deh langsung angkat tangan, apalagi anak bungsu saya...waaah pasti deh langsung maju ke depan dan bilang sayaaa hahahah. Adek memang hobby banget maka ayam kremes, makanya menu yang 1 ini lumayan sering saya buat. Kalau saya masak ayam kremes, bisa dipastikan setelah pulang sekolah dia makannya bisa nambah 2-3x hihihi. Kalau udah gitu yang masak pastinya bahagia banget kan.

Kremesan buatan saya memang belum bisa secantik yang dijual di resto-resto itu, entahlah mungkin saya aja yang males latian dan update resep kali ya. Jadi hasilnya ya gini-gini aja. Mungkin juga karena saya udah keenakan karena selalu laris manis dan ludes jadinya ya biarin aja deeeh hasilnya belum ada kemajuan hehehe. Resep ayam kremes ini mirip-mirip kok dengan yang pernah saya share jaman dahulu kala. Kalau saya sih intinya ayam diungkep kemudian kuah ungkepan ayam tersebut ditambahkan dengan tepung tapioka dan tepung beras kemudian dibuat kremes. Kalau lagi punya santan, saya membuat kremesan yang memakai santan. Resepnya pernah saya posting disini. Enakan mana? Enak semuaaa hihihi.

Bikin kremesan sebenarnya tidak sulit, tapi mungkin masih ada yang belum tau sehingga waktu bikin hasilnya malah seperti peyek. Ketika menuang adonan ke wajan yang sudah panas, pastikan kita menuang dari jarak yang cukup tinggi. Dituang perlahan sedikit demi sedikit sehingga adonan akan menyebar ke seluruh permukaan wajan. Jadi memang caranya berbeda ya dengan kita menuang adonan peyek. Pastikan juga adonan tidak diaduk-aduk sebelum membentuk kremesan. In shaa Allah nanti bisa jadi kremesannya.




AYAM KREMES

Bahan :
1 ekor ayam ukuran sedang (saya pakai ayam kampung)
1 batang serai, memarkan
3 helai daun salam
1 ruas lengkuas memarkan
700 ml air
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
5 butir bawang merah
3 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar sangrai
1 ruas jahe
1 ruas kunyit bakar

Bahan Kremesan :
600 ml air sisa ungkepan ayam 
6 sdm tepung tapioka
2 sdm tepung beras

Cara Membuat :
1. Dalam wajan masukkan ayam, air, bumbu halus, daun salam, serai, lengkuas, garam dan gula. Ungkep ayam hingga empuk dan bumbu meresap. Jangan lupa test rasa ya.
2. Panaskan minyak, goreng ayam hingga kecoklatan, jangan terlalu lama ya agar tidak kering dan alot. Angkat dan tiriskan.
3. Campurkan semua bahan kremesan, aduk hingga rata dan tidak bergerindil.
4. Tuang perlahan bahan kremesan ke dalam minyak yang sudah panas, pastikan jarak menuang cukup tinggi ya. Adonan akan menyebar ke seluruh permukaan wajan dan jangan diaduk. Angkat setelah warnanya kecoklatan.
5. Sajikan ayam goreng bersama kremesan, sambal dan lalapan. 




Fotonya aneh banget yaaa...masa ayamnya cuma keliatan tulang pahanya aja heuheuheu. Maklum pakai ayam kampung jadi pahanya kurus tidak semontok ayam negeri. Truuuus memang kremesannya harus melimpah ruah gitu biar adek tambah semangat makannya. Gak bisa banyak-banyak jepret karena yang punya kremesan udah nunggu dengan wajah lapar hahaha.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Yang hobby makan ayam kremes siapa hayooo ^^  Kalau ada yang nanya gitu saya pasti deh langsung angkat tangan, apalagi anak bungsu saya...waaah pasti deh langsung maju ke depan dan bilang sayaaa hahahah. Adek memang hobby banget maka ayam kremes, makanya menu yang 1 ini lumayan sering saya buat. Kalau saya masak ayam kremes, bisa dipastikan setelah pulang sekolah dia makannya bisa nambah 2-3x hihihi. Kalau udah gitu yang masak pastinya bahagia banget kan.

Kremesan buatan saya memang belum bisa secantik yang dijual di resto-resto itu, entahlah mungkin saya aja yang males latian dan update resep kali ya. Jadi hasilnya ya gini-gini aja. Mungkin juga karena saya udah keenakan karena selalu laris manis dan ludes jadinya ya biarin aja deeeh hasilnya belum ada kemajuan hehehe. Resep ayam kremes ini mirip-mirip kok dengan yang pernah saya share jaman dahulu kala. Kalau saya sih intinya ayam diungkep kemudian kuah ungkepan ayam tersebut ditambahkan dengan tepung tapioka dan tepung beras kemudian dibuat kremes. Kalau lagi punya santan, saya membuat kremesan yang memakai santan. Resepnya pernah saya posting disini. Enakan mana? Enak semuaaa hihihi.

Bikin kremesan sebenarnya tidak sulit, tapi mungkin masih ada yang belum tau sehingga waktu bikin hasilnya malah seperti peyek. Ketika menuang adonan ke wajan yang sudah panas, pastikan kita menuang dari jarak yang cukup tinggi. Dituang perlahan sedikit demi sedikit sehingga adonan akan menyebar ke seluruh permukaan wajan. Jadi memang caranya berbeda ya dengan kita menuang adonan peyek. Pastikan juga adonan tidak diaduk-aduk sebelum membentuk kremesan. In shaa Allah nanti bisa jadi kremesannya.




AYAM KREMES

Bahan :
1 ekor ayam ukuran sedang (saya pakai ayam kampung)
1 batang serai, memarkan
3 helai daun salam
1 ruas lengkuas memarkan
700 ml air
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus :
7 siung bawang putih
5 butir bawang merah
3 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar sangrai
1 ruas jahe
1 ruas kunyit bakar

Bahan Kremesan :
600 ml air sisa ungkepan ayam 
6 sdm tepung tapioka
2 sdm tepung beras

Cara Membuat :
1. Dalam wajan masukkan ayam, air, bumbu halus, daun salam, serai, lengkuas, garam dan gula. Ungkep ayam hingga empuk dan bumbu meresap. Jangan lupa test rasa ya.
2. Panaskan minyak, goreng ayam hingga kecoklatan, jangan terlalu lama ya agar tidak kering dan alot. Angkat dan tiriskan.
3. Campurkan semua bahan kremesan, aduk hingga rata dan tidak bergerindil.
4. Tuang perlahan bahan kremesan ke dalam minyak yang sudah panas, pastikan jarak menuang cukup tinggi ya. Adonan akan menyebar ke seluruh permukaan wajan dan jangan diaduk. Angkat setelah warnanya kecoklatan.
5. Sajikan ayam goreng bersama kremesan, sambal dan lalapan. 




Fotonya aneh banget yaaa...masa ayamnya cuma keliatan tulang pahanya aja heuheuheu. Maklum pakai ayam kampung jadi pahanya kurus tidak semontok ayam negeri. Truuuus memang kremesannya harus melimpah ruah gitu biar adek tambah semangat makannya. Gak bisa banyak-banyak jepret karena yang punya kremesan udah nunggu dengan wajah lapar hahaha.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^

MIE GODHOG JAWA



Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Tadi pagi saya membuat mie godhog jawa untuk sarapan anak-anak dan pak suami. Wiiisss...kalau udah bikin mie godhog jawa ini sarapan gak pakai lama deh, pada lahap semua. Kadang-kadang anak saya bisa berubah jadi picky eater saat sarapan. Tapi bagi saya sarapan itu harus, walau cuma sedikit harus tetap sarapan. Biasa ya kadang mood anak kan juga belum bagus di pagi hari, jadi makannya gak selahap kalau makan siang ataupun malam. Untuk itulah untuk sarapan saya berusaha membuat apa yang menjadi request anak-anak. Kalaupun mereka gak request ya saya pasti masak yang jadi kesenengan mereka tapi tetap yang gampang dan cepat yaa. Pagi-pagi mah rempoong kan hihihi. Mie godhog jawa ini sering jadi penyelamat saya, karena semua suka,




Godhog dalam bahasa Jawa artinya adalah rebus, jadi mie godhog Jawa adalah mie rebus ala Jawa. Di tempat saya penjual mie godhog tidak menyajikan  dengan menggunakan mangkok seperti halnya masakan berkuah lainnya tetapi tetap menggunakan piring. Piring yang dipakai juga sama dengan yang dipakai untuk menyajikan nasi goreng atau mie goreng. Biasanya kan sepaket tuh, penjual nasi goreng juga menjual mie goreng dan juga mie rebus. Karena menggunakan piring, jadi kuahnya juga tidak heboh. Dalam bahasa Jawa ada yang menyebutnya "nyemek". Naah kalau mie godhog ini menurut saya lebih banyak kuahnya dibanding mie nyemek yang kuahnya dikiiit banget. 

Untuk membuat mie godhog yang enak, gunakan ayam kampung beserta kaldunya. Kalau gak ayam kampung gak apa-apa pakai ayam negeri, tapi jangan skip air kaldu rebusan ayamnya ya, karena ini yang bikin gurih. Bumbunya juga cukup sederhana, pelengkapnya juga disesuaikan aja dengan yang kita punya. Biasanya sayurannya cukup sawi dan kol ditambah tomat. Ada juga sih yang menambahkan wortel, tapi saya sering gak pakai. Kalau suka ati ampela, boleh juga ditambahkan ya. Biasanya mie godhog, mie goreng atau nasi goreng ala Jawa lebih dominan manis, jadi pasti memakai kecap manis. Kalau saya sih sesuaikan manisnya dengan selera keluarga ya, karena saya sendiri gak suka kalau terlalu manis. Yuuuk yang mau bikin juga 




MIE GODHOG JAWA

Bahan :
200 gr mie basah atau boleh juga mie kering (saya pakai mie telur homemade)
300 gr ayam kampung
1 liter air
Irisan kol secukupnya
Irisan sawi secukupnya
1 buah tomat, potong-potong
2 butir telur
5 butir bawang merah, iris tipis
4 sdm kecap manis atau sesuai selera
Garam dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, iris tipis
2 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1/2 sdt merica butiran

Pelengkap :
Acar
Bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus ayam dalam air mendidih hingga empuk. Angkat ayamnya dan suwir-suwir kemudian sisihkan air kaldunya
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan irisan bawang hingga harum dan layu.
3. Masukkan suwiran ayam, kol, dan sawi. Aduk hingga rata kemudian tuang air kaldu.
4. Bumbui dengan kecap manis, garam dan merica. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
5. Masukkan mie, masak hingga mendidih lagi kemudian masukkan telur. Masak sebentar hingga telur matang.
6. Menjelang diangkat masukkan irisan tomat dan daun bawang.
7. Angkat dan sajikan segera.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^


Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaykum warahmatullah
Tadi pagi saya membuat mie godhog jawa untuk sarapan anak-anak dan pak suami. Wiiisss...kalau udah bikin mie godhog jawa ini sarapan gak pakai lama deh, pada lahap semua. Kadang-kadang anak saya bisa berubah jadi picky eater saat sarapan. Tapi bagi saya sarapan itu harus, walau cuma sedikit harus tetap sarapan. Biasa ya kadang mood anak kan juga belum bagus di pagi hari, jadi makannya gak selahap kalau makan siang ataupun malam. Untuk itulah untuk sarapan saya berusaha membuat apa yang menjadi request anak-anak. Kalaupun mereka gak request ya saya pasti masak yang jadi kesenengan mereka tapi tetap yang gampang dan cepat yaa. Pagi-pagi mah rempoong kan hihihi. Mie godhog jawa ini sering jadi penyelamat saya, karena semua suka,




Godhog dalam bahasa Jawa artinya adalah rebus, jadi mie godhog Jawa adalah mie rebus ala Jawa. Di tempat saya penjual mie godhog tidak menyajikan  dengan menggunakan mangkok seperti halnya masakan berkuah lainnya tetapi tetap menggunakan piring. Piring yang dipakai juga sama dengan yang dipakai untuk menyajikan nasi goreng atau mie goreng. Biasanya kan sepaket tuh, penjual nasi goreng juga menjual mie goreng dan juga mie rebus. Karena menggunakan piring, jadi kuahnya juga tidak heboh. Dalam bahasa Jawa ada yang menyebutnya "nyemek". Naah kalau mie godhog ini menurut saya lebih banyak kuahnya dibanding mie nyemek yang kuahnya dikiiit banget. 

Untuk membuat mie godhog yang enak, gunakan ayam kampung beserta kaldunya. Kalau gak ayam kampung gak apa-apa pakai ayam negeri, tapi jangan skip air kaldu rebusan ayamnya ya, karena ini yang bikin gurih. Bumbunya juga cukup sederhana, pelengkapnya juga disesuaikan aja dengan yang kita punya. Biasanya sayurannya cukup sawi dan kol ditambah tomat. Ada juga sih yang menambahkan wortel, tapi saya sering gak pakai. Kalau suka ati ampela, boleh juga ditambahkan ya. Biasanya mie godhog, mie goreng atau nasi goreng ala Jawa lebih dominan manis, jadi pasti memakai kecap manis. Kalau saya sih sesuaikan manisnya dengan selera keluarga ya, karena saya sendiri gak suka kalau terlalu manis. Yuuuk yang mau bikin juga 




MIE GODHOG JAWA

Bahan :
200 gr mie basah atau boleh juga mie kering (saya pakai mie telur homemade)
300 gr ayam kampung
1 liter air
Irisan kol secukupnya
Irisan sawi secukupnya
1 buah tomat, potong-potong
2 butir telur
5 butir bawang merah, iris tipis
4 sdm kecap manis atau sesuai selera
Garam dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, iris tipis
2 sdm minyak goreng untuk menumis

Bumbu Halus :
5 siung bawang putih
3 butir kemiri sangrai
1/2 sdt merica butiran

Pelengkap :
Acar
Bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus ayam dalam air mendidih hingga empuk. Angkat ayamnya dan suwir-suwir kemudian sisihkan air kaldunya
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan irisan bawang hingga harum dan layu.
3. Masukkan suwiran ayam, kol, dan sawi. Aduk hingga rata kemudian tuang air kaldu.
4. Bumbui dengan kecap manis, garam dan merica. Masak hingga mendidih dan test rasa hingga sesuai selera.
5. Masukkan mie, masak hingga mendidih lagi kemudian masukkan telur. Masak sebentar hingga telur matang.
6. Menjelang diangkat masukkan irisan tomat dan daun bawang.
7. Angkat dan sajikan segera.

Selamat mencoba...semoga bermanfaat ya ^^
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Banyak di Baca